Tingkatkan Pelayanan, RSUD Kraton Tambah Tiga APM, Pasien Diimbau Manfaatkan Mobile JKN
--
KAJEN.RADARPEKALONGAN.CO.ID - Civitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua pasiennya, baik yang rawat inap maupun jalan. Untuk meningkatkan pelayanan, RSUD Kraton menambah tiga Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) atau mesin pendaftaran pasien.
Direktur RSUD Kraton, dr Henny Rosita, menyampaikan dengan adanya tambahan tiga APM, harapannya bisa mengantisipasi terjadinya antrean panjang saat pendaftaran pasien di semua poliklinik.
''Sejumlah pasien sering mengeluh saat ingin melakukan pendaftaran karena antreannya cukup panjang. Keluhan ini lalu kita tindak lanjuti dengan menambah tiga APM,'' kata dr Henny.
Setiap hari, rata rata pasien yang datang ke RSUD Kraton untuk memeriksakan kesehatannya sekitar 750 orang. Sedangkan Anjungan Pendaftaran Mandiri sebelumnya baru tiga masin yang diletakkan di ruang pelayanan pendaftaran. Ternyata, tiga APM ini belum mampu untuk mengurai antrean pendaftaran pasien sehingga pihaknya berinisiatif menambah sebanyak tiga mesin.
Dari tiga APN tambahan, salah satunya khusus pasien disabilitas dan diletakkan di depan ruang poli. Hal ini dilakukan supaya pasien disabilitas lebih nyaman karena tidak harus antre dengan pasien lainnya.
''Dengan tambahan tiga unit APM, kami berharap proses pendaftaran pasien menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan terbaik,'' katanya.
Selanjutnya dr Henny menjelaskan, pasien di RSUD Kraton sebagian besar pengguna BPJS. Namun demikian, sebagian di antara mereka masih banyak yang belum memanfaatkan aplikasi Mobile JKN. Padahal aplikasi ini sangat membantu pasien saat berkunjung ke rumah sakit, terutama ketika melakukan pendaftaran.
Dengan menggunakan Mobile JKN, mereka hanya mendaftar secara online dan saat datang ke rumah sakit tinggal memperlihatkan bukti pendaftaran online ke petugas yang berjaga di APM. Setelah itu, pasien bisa langsung ke ruang poli yang dituju dan akan dipanggil sesuai antreannya.
''Sebenarnya kami sudah cukup lama mensosialisasikan ke seluruh masyarakat supaya menggunakan aplikasi ini,'' terangnya.
Namun demikian, hingga sekarang masih cukup banyak pasien yang mendaftar secara manual atau pendaftaran secara langsung di ruang pelayanan. Hal inilah yang menjadikan terjadinya antrean panjang sehingga pihaknya mengimbau kepada semua pasien agar memanfaatkan Mobile JKN.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
