Menarik, Batik Pekalongan Mendominasi di Yogyakarta
Batik Pekalongan mendominasi pasar di Yogyakarta.-FOTO-Dok. Istimewa
Radarpekalongan.co.id – Suasana hangat dan penuh persahabatan mewarnai acara Farewell Dinner penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2025 di Yogyakarta, Kamis 8(8). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta, DR. dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), menyampaikan apresiasi khusus kepada Wali Kota Pekalongan atas kontribusi besar Kota Pekalongan dalam dunia batik.
“Pekalongan ini batik nya semua di Jogja. Ternyata di Beringharjo itu Batik Pekalongan 80 persen,” ujar Hasto, yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Acara Farewell Dinner yang menjadi bagian dari rangkaian utama Rakernas JKPI 2025 ini dihadiri para kepala daerah anggota JKPI. Kegiatan ini dirancang untuk mempererat hubungan antar daerah, saling berbagi kesan, dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga serta memajukan kota pusaka di Indonesia.
BACA JUGA:Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-80, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad Bagikan Bendera di Jalanan
Puncak acara ditandai dengan seremonial penyerahan Pataka dari Wali Kota Yogyakarta kepada Wali Kota Ternate sebagai tuan rumah Rakernas JKPI Tahun 2026. Momen simbolik ini menjadi tanda kesinambungan dan solidaritas antar anggota JKPI.
Menanggapi pernyataan tersebut, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan.
“Pekalongan memang dikenal sebagai Kota Batik, dan pengakuan ini telah menguat sejak UNESCO menetapkan Pekalongan sebagai The World City of Batik. Kami akan terus menjaga identitas ini, tidak hanya melalui produksi batik, tetapi juga dengan mengembangkan inovasi dan melestarikan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya,” ujarnya. (Ap3)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
