Keceriaan Pedagang Warnai Hari Pertama Pasar Banjarsari Pekalongan
Ramai- Nampak keramaian masyarakat memadati pasar baru Banjarsari Pekalongan.-FOTO-Dwi Fusti Hana Pertiwi
Radarpekalongan.co.id – Senyum merekah dari wajah Selvi, pedagang sembako dan bumbu dapur, seolah menggambarkan suasana hati banyak pedagang lain di Pasar Banjarsari Pekalongan, Kamis (25/9/2025). Untuk pertama kalinya setelah sekian lama berjualan di pasar darurat, ia akhirnya bisa kembali menata dagangannya di kios permanen yang bersih, rapi, dan nyaman.
“Hari ini sudah pindah 100 persen, seneng banget pindah ke sini, happy. Gedungnya mantap luar biasa, penataannya jauh lebih bagus dan modern. The best pokoknya,” ujarnya sambil tersenyum bahagia.
Selvi tidak terlalu khawatir soal pelanggan. Menurutnya, sebagian besar langganan lama sudah mengetahui kepindahannya. “Sejauh ini baik, harapannya lebih maju, pedagang laris semua dan tambah ramai lagi,” tambahnya penuh semangat.
Cerita serupa datang dari Elmi, pedagang ayam potong yang kini menempati kios di Blok D. Sebelumnya ia berjualan di Pasar Sorogenen, dan tanpa pikir panjang langsung pindah begitu ada instruksi resmi. “Pertama kali jualan, pelanggan sudah tahu ke sini. Gedung baru sangat rapi, naik barang gampang, motor bisa masuk,” jelasnya.
BACA JUGA:Realisasi FLPP di Jawa Tengah Mencapai 15.414 unit Rumah, Program 3 Juta Rumah Terus Digenjot
BACA JUGA:Kapolres Pekalongan Pimpin Pembersihan Pasca Bencana di Petungkriyono
Namun, di balik rasa syukur itu, Elmi juga menyampaikan masukan. Masih ada pedagang yang memilih berjualan di luar gedung, sementara akses jalan menuju pasar nampak macet karena hanya mengandalkan satu jalur. “Masukan saya, di bawah masih banyak yang berjualan. Jalannya juga macet. Tapi pembeli sudah mulai datang, saya optimistis ke depan makin ramai,” ujarnya.
Keceriaan para pedagang di hari pertama operasional Pasar Banjarsari baru menjadi gambaran harapan besar. Dengan bangunan modern, zonasi dagang yang lebih tertata, serta fasilitas yang mendukung, pasar ini tak hanya sekadar tempat jual beli, tetapi juga simbol semangat baru bagi roda perekonomian rakyat di Kota Pekalongan. (Ap3)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
