iklan banner Honda atas

Bus Pariwisata Tabrak Seruduk Truk di Tol Batang-Semarang, 1 Tewas dan 4 Luka-Luka

Bus Pariwisata Tabrak Seruduk Truk di Tol Batang-Semarang, 1 Tewas dan 4 Luka-Luka

Bus Pariwisata "The Sultan Agung" mengalami kerusakan cukup parah setelah menabrak truk di jalur tol Batang-Semarang.-Istimewa -

BATANG - Kecelakaan bus pariwisata hingga menyebabkan korban meninggal terjadi di Jalan Tol BATANG-Semarang dini hari tadi atau Rabu 24 Desember 2025.

Seorang kru bus meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka setelah bus yang mereka tumpangi menabrak kendaraan di depannya, yang kemudian kabur meninggalkan lokasi.

Insiden terjadi Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 02.30 WIB di KM 364 jalur B (arah Barat), Desa Kuripan, Subah, Batang. Bus Hino "The Sultan Agung" (H-7380-OA) yang dikemudikan Khamim (46) menghantam bagian belakang sebuah kendaraan yang belum teridentifikasi.

"Saat tiba di TKP, bus tidak dapat menjaga jarak aman dan menabrak kendaraan di depannya. Kendaraan yang ditabrak itu langsung melaju ke arah barat dan menghilang," jelas Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:Polisi Batang Bekuk Komplotan Pencuri 38 Kambing BUMDes di Warungasem yang Beroperasi via Tol Trans Jawa

BACA JUGA:Sambut Libur Akhir Tahun, Tol Pemalang–Batang Tambah SPKLU dan Layanan Top Up Tanpa Turun Kendaraan

Kendaraan misterius itu diduga sudah berada di depan bus. Kondisi jalan lurus dengan permukaan baik dan cuaca cerah. Diduga, pengemudi bus tidak sempat menghindar karena jarak yang terlalu dekat.

Korban Jiwa dan Luka-Luka

Kecelakaan ini menelan korban jiwa. Sucipto (47), warga Bancak, Semarang, yang semula dilaporkan mengalami Cedera Kepala Berat (CKB), akhirnya meninggal dunia saat dirawat di RSUD Batang.

Empat korban lain masih menjalani perawatan:

· Yanuar Maulana (22), mahasiswa asal Kendal: patah tulang terbuka kaki kanan dan tertutup kaki kiri (dirawat di RSUD Batang).

· Ahmad Chasan Husni (55), guru asal Batang: luka memar di kening (dirawat di RS QIM Batang).

· Nur Hamidah (18) & Naifa Nuha Falihah (11), warga Pekalongan: patah tulang dan luka memar (dirawat di RS QIM Batang).

Kerugian Materiil dan Penyelidikan

Bus mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Rofiqoh (42) dan Nashirin (40), untuk menyelidiki kronologi pasti dan melacak kendaraan yang kabur tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait