iklan banner Honda atas

Tradisi Tanam Pohon Warnai Kenaikan Pangkat 64 Polisi Pekalongan

Tradisi Tanam Pohon Warnai Kenaikan Pangkat 64 Polisi Pekalongan

Sebanyak 64 personel Polres Pekalongan resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri periode 1 Januari 2026, Rabu sore, 31 Desember 2025.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.IDKenaikan pangkat biasanya identik dengan upacara resmi dan ucapan selamat. Namun di halaman Mapolres Pekalongan, ada makna lain yang ikut tumbuh bersama pangkat baru, yakni kepedulian terhadap lingkungan.

Sebanyak 64 personel Polres Pekalongan resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri periode 1 Januari 2026, Rabu sore, 31 Desember 2025. Mereka terdiri dari 9 perwira dan 55 bintara.

Upacara dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf. Suasana berlangsung khidmat, namun terasa hangat saat satu per satu nama personel dipanggil, menandai hasil kerja keras yang tidak instan.

"Pangkat bukan sekadar hiasan di pundak, tapi cerminan tanggung jawab dan wewenang yang lebih besar," tegas AKBP Rachmad.

Baca juga:Kapolres Pekalongan Sematkan Pangkat Ipda di Rumah Anggota yang Sakit, Tangis Haru Pecah di Awal Tahun 2026

Ia menekankan, kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas, bukan hadiah yang datang begitu saja.

"Kenaikan pangkat adalah wujud penghargaan pimpinan atas prestasi dan pengabdian anggota. Ini hasil kerja keras, bukan hadiah," ujarnya.

Di antara deretan personel yang naik pangkat, suasana mendadak haru saat dibacakan kenaikan pangkat pengabdian dari Aiptu ke Ipda untuk Kusnoto, yang saat ini tengah berjuang melawan sakit.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian panjang dan loyalitas tetap mendapat tempat terhormat di institusi Polri.

Usai upacara resmi, tradisi khas Polres Pekalongan kembali dijalankan. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan melakukan siraman air kembang kepada personel yang naik pangkat.

Tradisi ini dimaknai sebagai simbol penyucian diri dan semangat baru dalam menjalankan tugas negara.

Namun yang paling menarik perhatian adalah aturan unik yang menyertai kenaikan pangkat, setiap personel wajib menanam pohon.

Kapolres menyerahkan tanaman secara simbolis kepada perwakilan anggota yang naik pangkat.

"Setiap personel yang naik pangkat memiliki kewajiban menanam pohon. Ini bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan, agar setiap kenaikan pangkat juga membawa manfaat bagi alam," jelas AKBP Rachmad.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: