iklan banner Honda atas

Ashraff Abu Resmikan Sarpras SMPN 5 Sragi, Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan di Pekalongan

Ashraff Abu Resmikan Sarpras SMPN 5 Sragi, Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan di Pekalongan

--

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Anggota Komisi X DPR RI, H. Ashraff Abu, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 5 Sragi, Kabupaten Pekalongan. Dalam agenda tersebut, ia meresmikan fasilitas sekolah yang baru dibangun sekaligus mengecek kondisi gedung lama yang telah diperbaiki melalui dukungan anggaran pemerintah pusat yang ia perjuangkan.

Kunjungan ke SMPN 5 Sragi menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Ashraff Abu di Kabupaten Pekalongan. Pada hari yang sama, ia juga menyempatkan diri mendatangi dua sekolah lain yang berada di Kecamatan Kesesi untuk meninjau langsung perkembangan sarana pendidikan.

Ashraff menuturkan, pengecekan lapangan penting dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur pendidikan benar-benar sesuai standar dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah. 

Menurutnya, kualitas bangunan dan kelengkapan fasilitas menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa dan guru.

“Setelah saya lihat langsung, hasilnya sangat memuaskan. Ada ruang-ruang baru yang representatif, bangunan lama juga sudah diperbaiki dengan baik, termasuk kelengkapan meja dan kursi. Ini yang kita harapkan dari pembangunan pendidikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dukungan infrastruktur sekolah merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah. Ashraff mengaku, rasa lelah dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat pusat terbayar ketika melihat hasil pembangunan yang bisa langsung dirasakan oleh siswa dan tenaga pendidik.

Selain meninjau fasilitas sekolah, Ashraff Abu juga berdialog dengan para orang tua siswa melalui kegiatan sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa puluhan ribu siswa di daerah pemilihannya telah menerima bantuan PIP.

“Kurang lebih sudah 44 ribu siswa yang menerima PIP. Saya pastikan penyalurannya berjalan sesuai ketentuan, tidak ada potongan, dan tepat sasaran. Di Pekalongan, alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan baik,” tegasnya.

Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran yang diperkirakan masih berlanjut hingga tahun 2026, Ashraff mengakui dampaknya sudah mulai terasa sejak tahun sebelumnya. Meski begitu, ia menegaskan akan terus berupaya agar sektor pendidikan tetap mendapatkan perhatian dan dukungan maksimal.

“Sebagai wakil rakyat, ini adalah amanah yang harus saya jalankan. Saya akan terus berikhtiar membawa program-program pusat ke daerah, terutama untuk pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Efisiensi bukan alasan untuk berhenti berjuang,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, Ashraff Abu yang juga membidangi kebudayaan menegaskan kepeduliannya terhadap pelestarian seni dan budaya daerah. Ia mengaku memiliki kedekatan pribadi dengan dunia seni, sehingga dukungan terhadap seniman lokal menjadi perhatiannya.

Ia mencontohkan berbagai kegiatan kebudayaan yang telah digelar sebelumnya, seperti gelaran seni yang melibatkan musik modern hingga kesenian tradisional. Menurutnya, seniman dan pelaku budaya, termasuk dalang wayang, perlu terus diberi ruang agar warisan budaya tetap hidup.

“Ke depan, saya berharap bisa menghadirkan lebih banyak kegiatan seni dan budaya di Pekalongan. Wayang dan kesenian tradisional harus terus kita dukung agar tidak hilang,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: