iklan banner Honda atas

Daya Beli Lesu di Awal Tahun 2026, Harga Telur dan Cabai di Pekalongan Turun

Daya Beli Lesu di Awal Tahun 2026, Harga Telur dan Cabai di Pekalongan Turun

Analis Perdagangan Ahli Muda, Disperindag Kabupaten Pekalongan, Heri Purnomo, pantau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Kajen, Selasa, 13 Januari 2026.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID — Di awal tahun 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Pekalongan terpantau relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas seperti telur dan cabai mengalami penurunan harga.

Dari pantauan, dalam beberapa hari terakhir, harga telur ayam di tingkat eceran terus mengalami penurunan. 

Di akhir tahun 2025, harga telur ayam di tingkat eceran cukup tinggi hingga di atas Rp31 ribu. Namun, di awal tahun baru ini harga telur mengalami penurunan secara bertahap.

"Dalam beberapa hari ini harga telur menurun. Dari Rp30 ribu perkilo, jadi Rp 29.500 perkilo, dan sekarang di harga telur di eceran Rp29.000 perkilo. Mungkin nanti naik lagi jelang puasa," kata Dewi (40), pedagang sembako dari Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca juga:Pasar Tradisional di Pekalongan Lesu, Harga Cabai Setan Tembus Rp 105 Ribu/Kg

Dari pantauan pemerintah daerah, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional cenderung stabil. Meskipun di beberapa daerah terdampak bencana alam, namun harga kebutuhan pokok masih stabil, bahkan beberapa di antaranya justru harganya menurun.

Analis Perdagangan Ahli Muda, Disperindag Kabupaten Pekalongan, Heri Purnomo, mengatakan, beberapa komoditas justru harganya turun, terutama sayur-sayuran seperti cabai.

"Harga cabai sekarang di kisaran Rp20 ribu sampai Rp25 ribu untuk yang besar,” ujar Heri.

Ia menjelaskan, sebelumnya harga cabai sempat berada di level tinggi, yakni di kisaran Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Namun, dalam beberapa hari terakhir harga tersebut mengalami penurunan cukup signifikan.

"Cabai rawit merah sekarang Rp35.000 per kilo, bahkan di wilayah Bojong bisa Rp30.000," kata dia.

Berdasarkan hasil monitoring harga kebutuhan pokok periode 9 Januari hingga 12 Januari 2026, mayoritas komoditas tercatat tidak mengalami perubahan harga.

Beras IR 64 premium masih di harga Rp14.500 per kilogram, IR 64 medium Rp13.200 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan premium Rp21.000 per liter.

Harga daging sapi tercatat Rp135.000 per kilogram, daging ayam ras Rp40.000 per kilogram, ayam kampung Rp80.000 per kilogram, telur ayam ras Rp28.500 per kilogram, hingga bawang merah Rp35.000 per kilogram. 

Sementara itu, penurunan harga tercatat pada kelompok cabai, di antaranya cabai merah besar kriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau, yang masing-masing turun Rp2.000 per kilogram atau sekitar 5,41 persen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: