Wujudkan 15 Program Aksi Menteri, Lapas Pekalongan Warnai Panen Raya Serentak se-Indonesia
Lapas Kelas IIA Pekalongan panen lele hasil budidaya warga binaan setempat, dalam kegiatan panen raya serentak se-Indonesia bersama Kemen Imipas, Kamis, 15 Januari 2026.-Dok. Lapas Pekalongan-
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Serentak yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan nasional yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting, dengan pusat kegiatan berada di Lapas Kelas I Cirebon.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Pekalongan, Eko Budihartanto, selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas, bersama jajaran seksi kegiatan kerja. Para peserta menyimak secara langsung arahan strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disiarkan secara nasional.

Wujudkan 15 Program Aksi Menteri, Lapas Pekalongan warnai Panen Raya Serentak se-Indonesia.-Dok. Lapas Pekalongan-
Dalam amanatnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andianto menegaskan bahwa Panen Raya Serentak merupakan wujud nyata pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ia menekankan bahwa kebutuhan pangan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
BACA JUGA:Awali Tahun 2026, Lapas Pekalongan Ikuti Penguatan Menteri dan Tandatangani Perjanjian Kinerja
Melalui proses pembinaan dengan metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM), Menteri berharap Lapas mampu mencetak warga binaan yang memiliki keterampilan, mandiri, dan siap kembali ke masyarakat sebagai pelaku ekonomi yang produktif, bukan sekadar menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan bangsa.
Usai mengikuti arahan dari pusat, kegiatan dilanjutkan dengan aksi panen raya di area kolam bimbingan kerja Lapas Kelas IIA Pekalongan. Ka. KPLP Eko Budihartanto bersama para pejabat struktural dan 15 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bidang bimbingan kerja melaksanakan panen ikan lele.
Dari hasil budidaya tersebut, Lapas Pekalongan berhasil memanen sebanyak 21,1 kilogram ikan lele siap konsumsi. Hasil panen selanjutnya dipasarkan kepada pihak ketiga sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian ekonomi dan optimalisasi hasil pembinaan.
Seluruh rangkaian kegiatan Panen Raya Serentak di Lapas Kelas IIA Pekalongan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa meski berada dalam keterbatasan ruang gerak, Lapas tetap mampu berkontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
