iklan banner Honda atas

Update Jalur KA Pekalongan: Tak Ada Pembatalan Perjalanan, Kereta Melintas Terbatas 40 Km/Jam

Update Jalur KA Pekalongan: Tak Ada Pembatalan Perjalanan, Kereta Melintas Terbatas 40 Km/Jam

PT KAI Daop 4 Semarang memastikan operasional KA di lintas utara Jawa tetap berjalan normal tanpa pembatalan perjalanan, meskipun proses normalisasi jalur pascabanjir di petak Stasiun Pekalongan - Sragi masih terus dikebut hingga Kamis, 22 Januari 2026.-Dok. Daop 4-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – PT KAI Daop 4 Semarang memastikan operasional kereta api di lintas utara Jawa tetap berjalan normal tanpa pembatalan perjalanan, meskipun proses normalisasi jalur pasca banjir di petak Stasiun Pekalongan - Sragi masih terus dikebut hingga Kamis, 22 Januari 2026.

Saat ini, seluruh rangkaian kereta api sudah diperbolehkan melintas di titik terdampak KM 88 dengan pembatasan kecepatan maksimal 40 km/jam demi menjaga aspek keselamatan penumpang selama masa pemulihan geometri rel.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa proses pemulihan pada petak jalan tersebut menunjukkan perkembangan positif.

Genangan air yang sebelumnya menutupi jalur hulu dan hilir telah berhasil ditangani, sehingga seluruh perjalanan kereta api kini kembali dapat melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing.

BACA JUGA:Ini Daftar Kereta Api yang Dibatalkan KAI Akibat Banjir di Pekalongan, Update Senin 19 Januari 2026

"Pada tahap ini masih diberlakukan pembatasan kecepatan 40 km/jam baik di jalur hulu maupun hilir. Hal ini dilakukan sambil menunggu kecukupan pemadatan balas (batu koral) serta perbaikan geometri rel agar kembali sesuai dengan standar keselamatan perjalanan kereta api," ujar Luqman.

Kerahkan Ratusan Tenaga Kerja 24 Jam

Dalam penanganan di lapangan, KAI Daop 4 Semarang bertindak cepat dengan mengerahkan 4 unit Kereta Penolong Jalan Rel (KPJR) serta ratusan tenaga kerja yang bekerja secara intensif selama 24 jam.

Upaya normalisasi dilakukan melalui ecer balas, pengangkatan jalur secara manual, hingga rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.

"KAI Daop 4 Semarang juga menargetkan peninggian jalur kereta api hingga 50 cm dari kondisi sebelum terjadinya genangan air. Ini merupakan langkah strategis guna meningkatkan ketahanan prasarana terhadap potensi genangan di kemudian hari," lanjut Luqman.

Keterlambatan Sangat Minim

Terkait dampak operasional, Luqman menambahkan bahwa meski ada proses normalisasi, kelambatan perjalanan kereta api masih dalam batas yang sangat terkendali.

“Kelambatan yang terjadi saat ini berkisar antara 1 hingga 6 menit. Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar proses ini tidak mengganggu kenyamanan dan pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

BACA JUGA:KAI Akan Tinggikan Rel hingga 50 Cm, Jalur KA Pekalongan–Sragi Dipulihkan Pascabanjir

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: