iklan banner Honda atas

3 Desa di Kedungwuni Dikepung Banjir, Polisi Bersiaga di Lokasi

3 Desa di Kedungwuni Dikepung Banjir, Polisi Bersiaga di Lokasi

Personel Polsek Kedungwuni bersiaga di wilayah banjir di Kecamatan Kedungwuni, Jumat sore, 23 Januari 2026.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Akibat curah hujan tinggi hingga Sungai Sengkarang meluap, tiga desa di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, dikepung banjir, Jumat sore, 23 Januari 2026.

Berdasarkan data pada pukul 16.30 WIB, wilayah tersebut meliputi Kelurahan Kedungwuni Barat, Desa Pakisputih, dan Kelurahan Kedungwuni Timur, dengan ketinggian air bervariasi antara 25 hingga 50 sentimeter.

Hingga Jumat sore, personel Polsek Kedungwuni masih terus bersiaga melakukan monitoring di pemukiman warga yang terdampak genangan air cukup dalam.

Kapolsek Kedungwuni Iptu R Yonanta Edy Pranawa, mengatakan, personelnya telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau situasi dan memastikan keamanan warga yang rumahnya terendam.

Baca juga:Tanah Ambles di Krompeng Pekalongan, 2 Rumah Retak Parah, 17 Jiwa Dievakuasi

"Kami terus melakukan monitoring perkembangan genangan air di wilayah hukum Polsek Kedungwuni," kata dia. 

Hingga tadi sore, lanjut dia, titik terdampak ada di Kedungwuni Barat, Pakisputih, dan Kedungwuni Timur. Ketinggian air maksimal mencapai 50 sentimeter di beberapa pemukiman.

Banjir kali ini merendam setidaknya 18 unit rumah warga. Rinciannya, 4 rumah di Kedungwuni Barat, 4 rumah di Desa Pakisputih, dan dampak paling luas terjadi di Dukuh Kranji, Kedungwuni Timur, yang merendam 10 unit rumah.

Meskipun genangan cukup tinggi, pihak kepolisian mengonfirmasi belum ada warga yang dievakuasi ke posko pengungsian resmi.

"Untuk korban jiwa dan kerugian materiil sejauh ini nihil," ujarnya. 

Jumlah pengungsi juga masih belum ada, namun ada beberapa warga yang rumahnya tergenang cukup tinggi memilih untuk mengungsi sementara ke rumah tetangga atau kerabat yang posisinya lebih tinggi.

Usai Mahrib, hujan mulai reda di Kabupaten Pekalongan. Namun, Polsek Kedungwuni tetap menginstruksikan personelnya untuk melakukan patroli rutin guna mengantisipasi kenaikan debit air jika hujan kembali turun malam nanti.

"Saat ini sudah mulai berangsur surut. Tapi kami tetap waspada, karena jika malam nanti hujan kembali lebat, tidak menutup kemungkinan debit air akan naik lagi. Kami sudah berkoordinasi dengan forkopimcam untuk langkah antisipasi," tambah Kapolsek.

Ia mengimbau warga agar tetap waspada terhadap aliran listrik di dalam rumah yang tergenang serta selalu memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi banjir susulan yang lebih besar. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait