iklan banner Honda atas

Evaluasi ZISWAF 2025, LAZISMU Wiradesa Perkuat Akuntabilitas dan Siapkan Lompatan Program 2026

Evaluasi ZISWAF 2025, LAZISMU Wiradesa Perkuat Akuntabilitas dan Siapkan Lompatan Program 2026

--Muhammadiyah Pekalongan

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Kantor Layanan (KL) LAZISMU Wiradesa menggelar forum tahunan laporan ZISWAF dan evaluasi kinerja sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dana umat yang transparan dan berorientasi pada kebermanfaatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal dalam memantapkan langkah strategis penghimpunan dan pendayagunaan dana ZISWAF di tahun 2026.

Forum tersebut diikuti oleh unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiradesa, pengurus LAZISMU KL Wiradesa, para Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), takmir masjid, amil ranting, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), organisasi otonom, serta sejumlah tamu undangan. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam menggerakkan dakwah sosial di tingkat cabang.

Dalam pemaparannya, pengurus LAZISMU KL Wiradesa menyampaikan laporan lengkap pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) sepanjang tahun 2025. Laporan tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban publik atas amanah yang telah dipercayakan oleh masyarakat, sekaligus refleksi atas capaian dan tantangan yang dihadapi selama satu tahun terakhir.

Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif warga Persyarikatan, LAZISMU KL Wiradesa memberikan apresiasi kepada ranting dan amal usaha yang dinilai memiliki kinerja menonjol. PRM Kemplong menerima penghargaan untuk kategori Infak Program dan Wakaf Terbaik, sementara PRM Gumawang dan PRM Kauman diapresiasi atas konsistensi dalam kategori Infak Ihsan. Dari unsur AUM, MIM Kauman Wiradesa tercatat sebagai penyumbang infak terbesar, sedangkan MTs-TRENMUDA Wiradesa unggul dalam perolehan wakaf.

Penghargaan juga diberikan kepada mitra pendukung gerakan sosial LAZISMU, antara lain PCA Wiradesa, PRA Gumawang, serta Ibu-Ibu Majelis Taklim Masjid Sabilurrohman Kauman yang selama ini aktif menggerakkan kesadaran jamaah untuk berinfak dan bersedekah.

Ketua PCM Wiradesa, Abdul Basit Amin, M.Pd., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga semangat berbagi yang telah tumbuh di lingkungan Muhammadiyah.

“Budaya memberi yang sudah terbangun ini adalah nikmat besar. Tidak semua orang sampai pada tahap mencintai sedekah. Tugas kita adalah menjaga ritme ini agar tidak menurun, bahkan terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LAZISMU KL Wiradesa, H. Slamet Fahrudin, menegaskan bahwa laporan tahunan bukan sekadar formalitas administrasi.

“Angka-angka dalam laporan ini adalah cerminan kepercayaan umat. Amanah tersebut kami wujudkan dalam program nyata yang menyentuh kaum duafa dan memperkuat dakwah sosial. Ke depan, sistem pengelolaan akan terus kami benahi agar dampaknya semakin terasa,” tuturnya.

Sekretaris LAZISMU KL Wiradesa, H. Abdul Cholik, menambahkan bahwa tahun 2026 akan menjadi fase penguatan target dan kinerja.

“Target raihan harus dipasang lebih menantang agar menjadi pemicu semangat bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap istiqamah berinfak, terlebih saat Ramadhan yang penuh keutamaan dan janji pahala berlipat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan evaluasi dan apresiasi ini, LAZISMU KL Wiradesa berharap seluruh program tahun 2025 dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. 

Pemberian penghargaan diharapkan mampu mendorong ranting, masjid, mushola, dan AUM lainnya untuk saling berlomba dalam kebaikan. Dengan kolaborasi yang semakin solid, LAZISMU KL Wiradesa optimistis tahun 2026 akan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pengelolaan ZISWAF yang lebih inklusif, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: muhammadiyah pekalongan