Adi Mufadi Nahkodai GP Ansor Kedungwuni 2026–2029, Konferancab X Tegaskan Arah Khidmah Sosial
--NU Kota Santri
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Tongkat estafet kepemimpinan GP Ansor Kecamatan Kedungwuni resmi berpindah tangan. Adi Mufadi ditetapkan sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kedungwuni masa khidmat 2026–2029 dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-X yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hasyimi, Desa Salakbrojo, Kabupaten Pekalongan, beberapa waktu lalu.
Forum tertinggi Ansor di tingkat kecamatan tersebut berlangsung dengan suasana tertib dan demokratis. Seluruh tahapan persidangan dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi, mulai dari penetapan tata tertib, pembahasan komisi-komisi, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama, hingga pemilihan ketua baru.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, Ahmad Fawaid, dalam sambutannya menekankan bahwa forum konferensi sejatinya bukan tujuan utama organisasi. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah kehadiran nyata kader Ansor dan Banser dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat.
“Masyarakat tidak menilai kita dari seberapa sering menggelar forum seremonial, tetapi dari sejauh mana Ansor dan Banser hadir, bekerja, dan memberi manfaat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar identitas Ansor yang melekat pada jas hijau dan seragam Banser diwujudkan melalui pengabdian yang konkret.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kedungwuni demisioner, Muhammad Mufid, menilai Konferancab memiliki makna strategis sebagai ruang konsolidasi dan peneguhan nilai-nilai ke-NU-an. Ia menyebut forum tersebut menjadi sarana penting untuk menjaga dan merawat paham Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam gerak organisasi.
“Konferancab bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk menata arah dan masa depan Ansor agar tetap sejalan dengan nilai-nilai NU,” ungkapnya.
Adi Mufadi yang terpilih sebagai ketua menyampaikan rasa syukur sekaligus ajakan kepada seluruh kader Ansor Kedungwuni untuk bersama-sama memikul amanah organisasi. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak dapat dijalankan sendiri, melainkan membutuhkan kerja kolektif.
“Amanah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Saya berharap sahabat-sahabat semua bersedia terlibat aktif dalam kepengurusan dan menguatkan peran PAC GP Ansor Kedungwuni ke depan,” tuturnya.
Konferancab X PAC GP Ansor Kedungwuni ditutup dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru dalam memperluas khidmah sosial serta memperkuat kontribusi Ansor di tengah kehidupan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, perwakilan Badan Otonom NU di Kecamatan Kedungwuni seperti Muslimat NU, Fatayat NU, dan IPPNU, serta unsur MWC NU setempat. Hadir pula Camat Kedungwuni beserta unsur Polsek dan Koramil, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasyimi, serta delegasi Pimpinan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Kedungwuni.
Melalui Konferancab X ini, PAC GP Ansor Kedungwuni menegaskan komitmennya untuk terus mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah secara konsisten dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: nu kota santri
