iklan banner Honda atas

Mantapkan Hafalan, 18 Murid MTs S Hifal Ikuti Karantina Full Day Menuju Wisuda Akbar

Mantapkan Hafalan, 18 Murid MTs S Hifal Ikuti Karantina Full Day Menuju Wisuda Akbar

KARANTINA - Sebanyak 18 murid kelas 9 MTs S Hifal Pekalongan menjalani program "Karantina Full Day Calon Wisudawan Tahfidz". Mantapkan Hafalan, 18 Murid MTs S Hifal Ikuti Karantina Full Day Menuju Wisuda Akbar-ABDURROHMAN-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Langkah nyata diambil oleh MTs S Hifal Pekalongan dalam menjaga kualitas hafalan para santrinya. Sebanyak 18 murid kelas 9 yang telah dinyatakan lolos seleksi Tahap I, kini tengah menjalani program "Karantina Full Day Calon Wisudawan Tahfidz".

Kegiatan intensif ini menjadi kawah candradimuka bagi para siswa sebagai persiapan akhir sebelum mereka tampil di momen sakral Wisuda Akbar yang akan datang.

Suasana Baru untuk Fokus Maksimal

Karantina ini dilaksanakan selama enam hari penuh dengan memanfaatkan lingkungan MA Hifal dan MAN IC Pekalongan sebagai lokasi kegiatan. Pemilihan lokasi yang berbeda dari ruang kelas biasanya bukan tanpa alasan.

"Pemilihan lokasi ini bertujuan memberikan suasana baru yang kondusif agar para murid dapat mencapai fokus maksimal dalam bermurojaah," tulis laporan kegiatan tersebut.

Metode Intensified Drill: Bukan Sekadar Menghafal

Program ini menerapkan metode intensified drill, yakni pola latihan intensif untuk mengunci hafalan yang sudah dimiliki. Lingkungan karantina didesain sedemikian rupa agar ritme setoran tetap terjaga sebelum mereka berhadapan dengan penguji eksternal.

Materi yang diberikan pun sangat komprehensif, meliputi: murojaah mandiri dan terpimpin, dengan mengulang seluruh hafalan yang telah didapat. Lalu teknis sambung ayat, dengan latihan menjawab potongan ayat secara acak. Kemudian koreksi fashohah dan tajwid, dengan memperbaiki kualitas bacaan agar sesuai standar. Serta perbaikan makhraj, dengan memastikan pelafalan huruf hijaiyah sudah tepat. Terakhir motivasi spiritual, dengan memberikan tips efektif menjaga hafalan seumur hidup.

Dua Fase Menuju Sertifikasi

Agenda karantina dibagi menjadi dua fase strategis. Pada Fase I (Hari 1-3), fokus utama siswa adalah murojaah total seluruh hafalan. Setiap sore, mereka diberikan asupan motivasi agar mental tetap terjaga.

Memasuki Fase II (Hari 4-6), intensitas meningkat pada simulasi tes sambung ayat dan latihan mental. Tahap ini sangat krusial karena para calon wisudawan akan diuji langsung oleh Kyai atau penguji dari luar madrasah.

Dengan karantina ini, MTs S Hifal berharap para lulusannya tidak hanya hafal secara lisan, tetapi juga memiliki kualitas bacaan yang mumpuni sesuai standar sertifikasi tahfidz dan memiliki mentalitas pejuang Al-Qur'an. (dur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: