Gedung Labkesda Pekalongan Bocor Saat Hujan Deras, Sekda Langsung Turun Tangan
Sikapi atap Labkesda bocor, Sekda Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar turun langsung pantau gedung Labkesda hingga ke dak lantai 2, Jumat pagi, 6 Februari 2026.-Hadi Waluyo-
KAJEN,RADARPEKALONGAN.CO.ID – Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Pekalongan mengalami kebocoran saat hujan deras.
Menyikapi hal tersebut, Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, langsung melakukan tinjauan ke lokasi, Jumat, 6 Februari 2026.
Sekda didampingi Plt Kadinkes Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, jajaran Labkesda dan beberapa pejabat terkait di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kebocoran terjadi akibat desain bangunan yang semula direncanakan dua lantai, namun hingga kini baru terealisasi satu lantai.
"Kami sudah cek langsung bersama-sama. Bangunan ini memang dari awal direncanakan dua lantai sesuai DED. Namun karena refocusing anggaran di pusat, pembangunannya baru selesai satu lantai," kata Yulian Akbar.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan genangan air di bagian dak atap, yang kemudian memicu kebocoran saat hujan dengan intensitas tinggi.
"Di bagian atas itu memang ada genangan. Insya Allah segera kita selesaikan melalui pemeliharaan agar tidak ada lagi kebocoran," tegasnya.
Sekda memastikan seluruh kekurangan pada bangunan Labkesda akan segera diperbaiki. Bahkan, ia menargetkan penanganan atap dapat diselesaikan dalam satu hingga dua hari ke depan.
"Saya minta segera diselesaikan. Kita pastikan tidak ada lagi genangan, tidak ada yang rusak, dan semuanya ditangani melalui pemeliharaan," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kebocoran sempat menyebabkan gangguan kelistrikan (korsleting), meski tidak sampai menghentikan pelayanan.
"Tadi juga dilaporkan sempat ada korslet. Ini tentu mengganggu dan tidak boleh terulang," tambahnya.
Meski terjadi kebocoran, Sekda memastikan pelayanan Labkesda tetap berjalan normal. Hal tersebut juga dibenarkan oleh jajaran Labkesda yang menyatakan aktivitas pelayanan tidak sampai terganggu.
"Pelayanan masih jalan. Pemeriksaan hampir setiap hari ada, termasuk pemeriksaan jemaah haji," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
