iklan banner Honda atas

Wujud Nyata Toleransi, Bakti Sosial Lintas Agama Warnai Anniversary Hotel Dafam Pekalongan

 Wujud Nyata Toleransi, Bakti Sosial Lintas Agama Warnai Anniversary Hotel Dafam Pekalongan

TASYAKURAN - Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M menghadiri anniversary sekaligus tasyakuran dan pengukuhan pengurus Yayasan Tarbiyatuddunya Wal Akhiroh di Hotel Dafam Pekalongan.-ISTIMEWA-

KOTA PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Semangat kerukunan antarumat beragama di Kota Batik kembali terpancar nyata. Dalam rangka merayakan anniversary sekaligus tasyakuran dan pengukuhan pengurus Yayasan Tarbiyatuddunya Wal Akhiroh, Hotel Dafam Pekalongan menggelar bakti sosial lintas agama yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Hotel Dafam ini menjadi bukti sinergi antara sektor swasta, yayasan sosial, dan pemerintah dalam menebar manfaat tanpa memandang sekat perbedaan.

Sentuh Pihak yang Minim Perhatian

Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., yang hadir secara langsung, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Baginya, cakupan penerima manfaat dalam bakti sosial ini sangat komprehensif dan inklusif.

Bantuan diberikan mulai dari anak yatim, penggali dan pembersih makam, majelis taklim, hingga para marbot serta pengurus rumah ibadah dari berbagai agama.

“Ini luar biasa, hampir semua tersentuh, termasuk pihak-pihak yang sebelumnya minim perhatian. Manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat lintas agama dan sosial,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Aaf tersebut.

Kehadiran Tokoh Besar dan Harapan Kota Toleran

Acara ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran tokoh kharismatik, Maulana Al-Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, yang juga bertindak sebagai penasehat yayasan. Hadir pula perwakilan Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, FKUB, alim ulama, serta para habaib.

Mas Aaf menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan siap bersinergi penuh mendukung setiap gerakan sosial yang mengedepankan persatuan. Ia optimis, konsistensi kegiatan seperti ini akan membawa Kota Pekalongan meraih prestasi lebih tinggi dalam indeks toleransi.

“Kota Pekalongan ini alhamdulillah kerukunan umat beragamanya sudah berjalan sangat baik dan alamiah. Masyarakatnya menerima siapa saja tanpa membedakan suku, agama, maupun ras. Mudah-mudahan ini semakin menguatkan Pekalongan sebagai kota toleran dan target masuk lima besar di Jawa Tengah bisa tercapai,” pungkasnya.

Dengan pengukuhan pengurus Yayasan Tarbiyatuddunya Wal Akhiroh, diharapkan aksi kemanusiaan di Kota Pekalongan semakin masif dan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga harmoni bangsa. (dur)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: