iklan banner Honda atas

3 Rumah di Desa Kayugeritan Tersambar Petir, Genteng hingga TV Hancur, Listrik Satu Blok Padam

3 Rumah di Desa Kayugeritan Tersambar Petir, Genteng hingga TV Hancur, Listrik Satu Blok Padam

Polisi tinjau rumah Teraju di Dukuh Kayunan Barat Desa Kayugeritan Kecamatan Karanganyar yang tersambar petir, Senin, 9 Februari 2026.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Hujan deras disertai petir mengakibatkan tiga rumah warga di Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, tersambar petir, Senin dini hari, 9 Februari 2026,. 

Sambaran petir itu mengakibatkan kerusakan jaringan listrik dan padamnya aliran listrik di satu blok kampung di pedukuhan tersebut.

Tiga rumah yang terdampak langsung sambaran petir masing-masing milik Teraju, Bardi, dan H Ikhsan, warga RT 02 RW 01 Dukuh Kayunan Barat.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, saat hujan deras disertai petir melanda wilayah tersebut. Akibat sambaran petir tersebut, sejumlah bagian bangunan rumah mengalami kerusakan. 

Baca juga:Pria di Sragi Ditemukan Meninggal Di Dalam Kos Terkunci, Pesanan Kluban Tak Pernah Diambil

Ternit, keramik, tembok hingga kaca rumah warga pecah. Selain itu, sejumlah peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, pompa air, hingga lampu juga rusak.

Salah satu warga Dukuh Kayunan Barat, Puji Purwanto, mengatakan suara petir terdengar sangat keras sebelum listrik di kampungnya padam.

"Petirnya keras sekali, setelah itu terdengar seperti ledakan dari arah rumah warga. Ternit, keramik, tembok sampai kaca ada yang pecah. TV, kulkas, sanyo juga rusak. Lampu-lampu pada pecah," ungkap Puji.

Ia menambahkan, tidak hanya tiga rumah yang terdampak langsung, namun aliran listrik di satu blok kampung juga sempat padam akibat gangguan jaringan.

"Listrik langsung mati satu blok. Warga sempat panik karena kejadiannya tengah malam," tambahnya.

Plh Kapolsek Karanganyar, Iptu Bono Rahardjo, mengatakan, pihaknya menerima laporan warga pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB terkait adanya gangguan listrik dan kerusakan elektronik.

"Setelah menerima informasi dari warga, kami bersama anggota piket dan bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan," ujarnya.

Ia menjelaskan, sambaran petir diduga mengenai jaringan listrik di sekitar permukiman warga sehingga menyebabkan gangguan pada instalasi listrik rumah dan memicu kerusakan perangkat elektronik.

"Dampaknya tidak hanya pada tiga rumah yang tersambar langsung, tetapi juga menyebabkan aliran listrik padam di satu blok kampung karena jaringan PLN terganggu," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: