Screening “Titip Bunda di Surga-Mu” di Pekalongan, Drama Keluarga Sarat Pesan Jelang Ramadan
Seru- Keseruan penonton bareng cast Titip Bunda di SurgaMu saat berada di bioskop Ramayana Pekalongan XXI.-FOTO-Dwi Fusti Hana Pertiwi
Radarpekalongan.co.id- Film drama keluarga “Titip Bunda di Surga-Mu” menggelar special screening di Ramayana Pekalongan XXI, Minggu (15/2/2026), menjelang penayangan serentak pada 26 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari promosi untuk membangun antusiasme penonton daerah sekaligus menyambut momentum Ramadan.
Acara tersebut dihadiri para pemeran utama, yakni Merriam Bellina (Moza), Kevin Julio (Adam), serta Ikang Fawzi (Akbar). Kehadiran mereka disambut hangat penonton yang memenuhi studio sejak siang hari.
Dalam kesempatan itu, Merriam Bellina menyampaikan bahwa film ini berbicara tentang miskomunikasi antara orang tua dan anak yang kerap terjadi dalam keluarga. “Ini tentang perbedaan ekspektasi antara generasi. Orang tua punya harapan untuk anak-anaknya, sementara anak-anak juga punya mimpi masing-masing. Ketika komunikasi tidak lancar, terjadilah konflik. Tapi film ini juga menunjukkan bahwa selalu ada jalan untuk memperbaiki hubungan,” ujarnya.
BACA JUGA:K-Drama Tak Tertandingi! Ini Alasan Film Korea Selatan Jadi Paling Digilai Penonton Indonesia
BACA JUGA:GPM dalam Bazar Murah Pekalongan, Sinergi Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan
Ia juga mengaku terbantu dengan suasana kerja yang solid selama proses produksi. “Saya sangat dibantu oleh para pemain lain. Chemistry kami terasa kuat sekali, seperti keluarga sungguhan. Itu yang membuat emosi di film ini terasa hidup,” tambahnya.
Kevin Julio menuturkan kedekatan para pemain di luar lokasi syuting turut memperkuat karakter yang mereka bangun di layar. “Di luar syuting kami sudah seperti keluarga. Sering hangout bareng, jadi saat di lokasi semuanya terasa cair, tidak ada jarak. Itu membantu sekali membangun emosi dalam cerita,” katanya.
Sementara itu, Ikang Fawzi menilai film ini sangat relevan dengan kondisi keluarga Indonesia. “Cerita ini bisa terjadi di keluarga mana pun. Kadang kita merasa keluarga kita aman-aman saja, padahal perubahan bisa terjadi jika komunikasi tidak dijaga. Film ini seperti alarm bahwa konflik bisa muncul kapan saja, tapi selama masih ada niat untuk memperbaiki, semuanya masih bisa diselamatkan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Mengangkat Mitos Jalur Pantura, Gala Premiere Film Alas Roban Diserbu Warga Pekalongan
Ia menambahkan, pesan utama film ini adalah pentingnya memanfaatkan waktu bersama keluarga sebaik mungkin. “Gunakan waktu bersama keluarga sebelum terlambat. Jangan sampai penyesalan datang di akhir,” ujarnya.
Respons penonton pun emosional. Ridho, salah satu penonton asal Pekalongan, mengaku tersentuh dengan kisah yang disajikan. “Film ini real banget. Semua orang tua pasti sayang sama anaknya, tapi kadang tidak tersampaikan dengan baik. Itu yang bikin miskomunikasi. Tadi saya sampai meneteskan air mata, emosional sekali,” katanya.
BACA JUGA:Usai Luncurkan Film Batang Rewind, Bupati Faiz Kaji Alihfungsikan Rumah Dinas Jadi Museum
Para pemain berharap film ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga refleksi bagi keluarga Indonesia menjelang Ramadan. Dengan tema yang hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, “Titip Bunda di Surga-Mu” dinilai berpotensi menarik minat penonton keluarga serta mendukung peningkatan kunjungan bioskop di daerah menjelang musim libur Ramadan. (Ap3)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
