Manfaatkan OSS RBA dan MPP, DPMPTSP Kota Pekalongan Permudah Akses Perizinan Pelaku Usaha
LAYANAN - Petugas Mal Pelayanan Publik (MPP) sedang memberikan pelayanan perizinan pelaku usaha.-ABDURROHMAN-
KOTA PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dalam menghadirkan layanan perizinan yang cepat, mudah, dan transparan terus membuahkan hasil manis. Melalui optimalisasi sistem digital Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP), arus legalitas usaha di Kota Batik tercatat mengalami kenaikan signifikan.
Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Ade Suangkat, melalui Pengolah Data dan Informasi, Noor Falasifa (Sifa), membeberkan bahwa sepanjang tahun 2025, ribuan Nomor Induk Berusaha (NIB) telah sukses diterbitkan.
“Selama tahun 2025, di DPMPTSP Kota Pekalongan ada data dari OSS RBA untuk penerbitan NIB. Sejak awal tahun hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 3.655 NIB yang terbit di Kota Pekalongan,” terang Sifa, Rabu (18/2/2026).
Sektor Kuliner dan Jasa Paling Mendominasi
Tingginya angka penerbitan NIB ini menjadi sinyal positif meningkatnya kesadaran pelaku usaha akan pentingnya legalitas. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lima besar Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang paling banyak didaftarkan, yakni sektor kedai makanan, eceran pakaian, dan kebutuhan pokok.
“Sementara untuk sektor yang paling tinggi di Kota Pekalongan ada di penyediaan akomodasi serta makan dan minum. Ini menunjukkan geliat ekonomi lokal yang terus berkembang, khususnya di sektor jasa dan kuliner,” imbuhnya.
Naik 20 Persen Dibanding Tahun Sebelumnya
Jika disandingkan dengan tahun 2024, capaian di tahun 2025 ini melonjak tajam. Sifa menyebutkan ada kenaikan volume perizinan yang cukup kontras berkat kemudahan akses digital.
“Kalau dibandingkan dengan tahun 2024, ada kenaikan sekitar kurang lebih 20 persen,” jelas Sifa.
Strategi DPMPTSP dalam menggabungkan sistem pusat dan lokal menjadi kunci utama. Selain mengandalkan OSS RBA dari Kementerian Investasi/BKPM, Pemkot Pekalongan juga menyediakan aplikasi pendukung.
“Untuk sistem yang digunakan, kami menggunakan OSS RBA. Selain itu, ada juga sistem New Sakpore yang bisa diakses melalui laman sakpore.pekalongankota.go.id,” tambahnya.
Layanan MPP Jadi Solusi Konsultasi Tatap Muka
Tak hanya unggul di sisi digital, DPMPTSP juga memberikan pelayanan prima secara langsung melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Fasilitas ini menjadi jawaban bagi warga yang masih awam dengan sistem online.
“Untuk memudahkan perizinan, kita juga sudah memiliki MPP yang lokasinya strategis di tengah Kota Pekalongan. Jadi, masyarakat bisa langsung datang dan dilayani petugas secara langsung. Layanan ini sangat membantu, terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang butuh konsultasi langsung,” pungkas Sifa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
