iklan banner Honda atas

Ramadhan 2026, Polres Pekalongan Siaga! Tawuran hingga Petasan Jadi Sorotan

Ramadhan 2026, Polres Pekalongan Siaga! Tawuran hingga Petasan Jadi Sorotan

Polres Pekalongan gelar rakor lintas sektoral untuk menekan penyakit masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026 di Aula Setia Polres Pekalongan, Senin, 23 Februari 2026.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.IDPolres Pekalongan menegaskan komitmennya menekan berbagai penyakit masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. 

Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di Aula Setia Polres Pekalongan, Senin, 23 Februari 2026.

Rakor dihadiri jajaran Forkopimda dan lintas instansi, di antaranya perwakilan Kodim 0710 Pekalongan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, serta FKUB Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf menegaskan, secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pekalongan masih aman dan kondusif. Namun, ia mengakui adanya dua kejadian menonjol yang menjadi perhatian serius.

"Bulan suci Ramadhan identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik ekonomi, sosial maupun keagamaan. Secara umum situasi kamtibmas aman, namun ada dua kejadian menonjol yakni tawuran di Sragi dan ledakan petasan di Kedungwuni yang menimbulkan korban luka," tegasnya.

Baca juga:Perang Sarung Makan Korban di Sragi, Pelajar 15 Tahun Dibacok Saat Tawuran Dini Hari

Ia berharap seluruh stakeholder dapat berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah. "Atas kejadian tersebut, kami berharap adanya peran aktif seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Menurut Kapolres, perkembangan digitalisasi yang pesat turut memicu maraknya penyakit masyarakat seperti perang sarung, tawuran, balap liar, premanisme, mabuk-mabukan, peredaran narkotika hingga praktik prostitusi selama Ramadhan.

"Penyakit masyarakat ini sering kali menimbulkan kerugian, baik kehilangan nyawa, harta maupun benda. Karena itu perlu langkah preventif bersama," tandasnya.

Polres Pekalongan, lanjutnya, telah memetakan sejumlah wilayah rawan dan akan meningkatkan patroli serta pengawasan, terutama pada jam-jam rawan menjelang berbuka puasa dan sahur.

Sementara itu, Asisten 2 Sekda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, mengapresiasi langkah kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadhan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya rakor situasi kamtibmas ini di bulan suci Ramadhan," ucapnya.

Ia menambahkan, hasil rakor akan segera dilaporkan kepada Bupati dan ditindaklanjuti dengan rapat teknis guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Anis juga menyoroti tingginya sensitivitas masyarakat terhadap pemerintah maupun aparat TNI-Polri, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih serta curah hujan tinggi yang menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: