Delapan Jam KPK Geledah Kantor Bupati Pekalongan, Bawa 3 Koper Besar dan 1 Kardus Besar
Tim penyidik KPK keluar dari Kantor Bupati Pekalongan usai melakukan penggeledahan di Gedung Setda, Jumat malam, 6 Maret 2026.-Hadi Waluyo-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Selama sekitar delapan jam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan penting di lingkungan Kantor Bupati Pekalongan, Jumat, 6 Maret 2026.
Penggeledahan yang berlangsung sekitar delapan jam itu dilakukan, pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang pada Selasa malam, 3 Maret 2026.
Belasan penyidik KPK mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 11.00 WIB. Tim penyidik KPK baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.
Selama proses tersebut, tim penyidik memeriksa beberapa ruangan penting di kompleks Setda Kabupaten Pekalongan.
Ruangan yang digeledah di antaranya, ruang Bupati Pekalongan, ruang Sekretaris Daerah, Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), serta Bagian Perekonomian.
Baca juga:KPK Geledah Kantor Bupati Pekalongan, Ruang Bupati hingga UKPBJ Disegel
Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK membawa sejumlah barang yang dimasukkan ke dalam beberapa koper dan kardus.
Tiga koper berukuran besar, dan satu kardus besar terlihat dimasukkan ke dalam bagasi kendaraan tim KPK.
Sementara itu, dua koper berukuran lebih kecil dibawa langsung oleh penyidik saat meninggalkan kompleks kantor Setda malam itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain di kantor Setda Kabupaten Pekalongan, KPK sehari sebelumnya juga melakukan penggeledahan di beberapa lokasi lain di Kabupaten Pekalongan.
Di antaranya, rumah pribadi Bupati Pekalongan yang berada di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, rumah dinas bupati, serta rumah salah satu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh KPK di lingkungan kantor Setda.
"Penggeledahan berlangsung sekitar tujuh jam lebih, dari siang hingga malam," ujar Akbar.
Saat ditanya mengenai ruangan yang paling lama diperiksa oleh penyidik, Akbar hanya tersenyum tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
