iklan banner Honda atas

Wartawan Sempat Tak Bisa Meliput, Gubernur Jateng Tegaskan Tidak Pernah Melarang Media

Wartawan Sempat Tak Bisa Meliput, Gubernur Jateng Tegaskan Tidak Pernah Melarang Media

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.--

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan pelarangan terhadap wartawan yang hendak meliput kegiatan pembinaan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan di Aula Setda Kabupaten Pekalongan, Senin 9 Maret 2026.

Hal tersebut disampaikan menyusul adanya wartawan yang sempat tidak diperbolehkan masuk saat kegiatan berlangsung.

Menurut Ahmad Luthfi, kehadirannya di Kabupaten Pekalongan semata-mata untuk memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya terkait tugas dan fungsi pelaksana tugas (Plt) kepala daerah serta memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik.

“Saya tidak mempersulit dan sebenarnya boleh. Saya tidak pernah melarang media. Saya juga tidak tahu kalau tadi ada pelarangan. Saya datang ke sini hanya untuk memberikan arahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengarahan tersebut bertujuan memastikan pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan normal setelah adanya dinamika yang terjadi. Gubernur juga menekankan pentingnya kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Kedatangan saya untuk menjelaskan terkait tugas dan fungsi Plt, sekaligus memastikan pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan, OPD bekerja, dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.

Terkait adanya wartawan yang sempat tidak dapat meliput kegiatan tersebut, Ahmad Luthfi menyarankan agar hal itu ditanyakan kepada pihak pemerintah daerah yang mengatur teknis kegiatan.

“Kalau soal pelarangan, tanyakan ke pemerintah daerah di sini. Saya hanya datang untuk memberikan pengarahan. Saya tegaskan lagi, saya tidak pernah memerintahkan melarang media,” tegasnya.

Sementara itu, Iwanuddin Iskandar, S.H., M.Hum. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda pembinaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Ia menjelaskan bahwa dalam pengarahan tersebut gubernur memberikan sejumlah penekanan kepada kepala daerah, Plt Bupati, Sekda, serta seluruh jajaran birokrasi agar tetap menjaga pelayanan kepada masyarakat.

“Pak Gubernur tadi memberikan pengarahan kepada Pak Bupati, Pak Plt, kemudian kepada Sekda dan seluruh jajaran pemerintah daerah. Pengarahan tersebut juga untuk mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” kata Iwanuddin.

Selain itu, gubernur juga mengingatkan agar jajaran pemerintah daerah berhati-hati dalam menjalankan tugas, terutama terkait pengelolaan anggaran dan pengadaan barang serta jasa.

“Beliau juga mengingatkan agar tidak terjadi lagi kasus korupsi. Pengadaan barang dan jasa harus jelas dan dilakukan sesuai aturan,” ujarnya.

Terkait kejadian wartawan yang sempat tidak diperbolehkan masuk, Iwanuddin menyampaikan permohonan maaf dan menyebut hal tersebut kemungkinan terjadi karena kesalahpahaman komunikasi di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: