Gubernur Jateng Lakukan Pembinaan kepada ASN Pemkab Pekalongan
--
RADARPEKALONGAN.CO.ID - Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melakukan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kegiatan digelar di Aula Setda Pemkab Pekalongan, Senin 9 Maret 2026.
Adapun acara dihadiri oleh Plt Bupati Pekalongan, Sukirman diikuti oleh Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, camat, serta jajaran pejabat lainnya. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama rombongan tiba di Aula Setda sekitar pukul 13.30 Wib.
Sementara sebelum pembinaan sejumlah awak media dilarang masuk dalam Aula oleh Petugas dari Provinsi Jateng, sehingga sempat menimbulkan konflik dengan wartawan.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menjelaskan kedatangannya untuk menyampaikan Tugas Pokok Fungsi Plt Bupati. Kemudian OPD berjalan dengan baik tidak ada kendala.
"Itu yang saya sampaikan," katanya.
Ia juga menegaskan, bahwa semua ASN di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Pekalongan tidak melakukan korupsi.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menjelaskan bahwa pembinaan dari gubernur bertujuan untuk menyatukan langkah birokrasi serta menyampaikan sejumlah agenda penting pemerintahan daerah.
Menurut Sukirman, poin utama yang disampaikan dalam pembinaan tersebut adalah pentingnya menjaga kekompakan birokrasi di lingkungan Pemkab Pekalongan. Ia menegaskan seluruh jajaran ASN harus berada dalam satu barisan dan mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pimpinan daerah.
"Yang paling penting adalah satu birokrasi agar kompak dan mendukung sepenuhnya kebijakan yang akan saya ambil selaku Plt Bupati," ujar Sukirman.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas persiapan menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran. Persiapan tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk kepolisian, kejaksaan, dan instansi terkait lainnya.
Sukirman menyebutkan beberapa langkah yang akan dilakukan dalam persiapan Lebaran, di antaranya pelaksanaan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta pengaturan ketertiban lalu lintas selama periode mudik dan balik.
"Persiapan Lebaran tadi juga dibahas bersama Kapolres, Kajari dan seluruh jajaran terkait, termasuk rencana operasi pasar dan upaya menjaga ketertiban lalu lintas," jelasnya.
Selain itu, gubernur juga menekankan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya jalan yang berlubang dan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Pak Gubernur juga menyampaikan agar jalan-jalan yang berlubang, terutama yang menjadi kewenangan provinsi, segera diperbaiki," tambah Sukirman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
