Jelang Lebaran 2026, Jalan Berbatu di Desa Werdi Kini Mulus Berkat TMMD
Plt Bupati Pekalongan Sukirman potong pita saat meresmikan jalan hasil program TMMD di Desa Werdi, Paninggaran, Rabu, 11 Maret 2026.-Hadi Waluyo-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Werdi, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, resmi ditutup, Rabu, 11 Maret 2026.
Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0710 Pekalongan, Mayor CPL Yulian Cahyono, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat.
Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan, TMMD merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil.
"TMMD Sengkuyung ini sangat membantu. Hari ini, di Desa Werdi, telah diselesaikan pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih 800 meter. Kami berharap sarana ini segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan mobilitas dan ekonomi," ujar Sukirman.
Sementara itu, Pabung Kodim 0710 Pekalongan Mayor CPL Yulian Cahyono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk warga desa yang bergotong-royong bersama personel TNI. Ia memastikan seluruh target fisik telah terpenuhi secara maksimal.
"TMMD Sengkuyung I di Desa Werdi ini telah selesai 100 persen dan dikerjakan tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan. Semoga akses jalan yang baru ini memberikan manfaat jangka panjang bagi warga desa Werdi dan sekitarnya," kata Mayor Yulian.
Kehadiran jalan beraspal ini disambut antusias oleh warga.
Hafid (56), salah satu warga Desa Werdi, mengaku sangat bersyukur atas perubahan kondisi akses jalan di desanya. Sebelumnya, medan yang berbatu menjadi kendala utama warga dalam beraktivitas sehari-hari.
"Dulu jalan ini berbatu, kalau mencari rumput untuk pakan ternak sangat melelahkan dan kaki sering sakit. Sekarang sudah halus diaspal, jadi tidak capek lagi kalau lewat sini," tutur Hafid, dengan raut wajah bahagia.
Dengan selesainya program ini, akses transportasi di Kecamatan Paninggaran diharapkan semakin lancar, sekaligus menjadi urat nadi baru bagi distribusi hasil pertanian dan peternakan warga sekitar.
Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Sukoharjo di Kecamatan Kandangserang dengan Desa Werdi di Kecamatan Paninggaran. Jalur ini merupakan pusat urat nadi perekonomian bagi warga kedua kecamatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
