Motor Tabrak Bengkel Jual Bensin, Ledakan Hebat di Pekiringan Alit! Satu Korban Luka Bakar 99 Persen
Usai menabrak bengkel yang menjual bensin di Pekiringan Alit, Kajen, motor korban ikut ludes terbakar.-Dok Warga-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas yang berujung kebakaran hebat terjadi di Jalan Raya Pekiringan Alit, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis, 19 Maret 2026, sekitar pukul 09.30 WIB.
Insiden tersebut bermula saat sebuah sepeda motor yang dikendarai Diono (33), warga Desa Linggoasri, Kajen, menabrak bengkel yang diketahui juga menjual bensin eceran.
Benturan keras itu diduga memicu ledakan dari bahan bakar dan kompresor di lokasi, hingga api dengan cepat membesar dan menyambar area sekitar.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban terparah adalah Diono, pengendara motor, yang mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuhnya dengan estimasi mencapai 99 persen. Saat ini, ia menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Baca juga:Motor Adu Banteng di Gejlik, 2 Korban Laka Lantas Dilarikan ke RSUD Kajen
Sementara itu, korban lainnya, Kisno (31), seorang tukang becak asal Wonorejo, Kajen, mengalami luka bakar sekitar 30 persen setelah berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Adapun Jaenal Arifin (39), warga Desa Pekiringan Alit yang sempat berniat membantu di lokasi kejadian, turut menjadi korban dengan luka bakar ringan sekitar 3 persen di bagian tangan dan lengan.
Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo, mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan cepat terhadap para korban setibanya di rumah sakit.
"Kami langsung melakukan penanganan darurat begitu pasien tiba di IGD. Untuk korban dengan luka bakar berat, saat ini kami siapkan perawatan intensif di ICU," ujar dr Imam.
Ia juga menambahkan, pihak rumah sakit mengerahkan tenaga tambahan guna memastikan pelayanan tetap optimal.
"Untuk mempercepat pelayanan, kami menambah perawat dari ruangan lain agar penanganan pasien, baik korban kejadian maupun pasien umum, tetap berjalan dengan baik," jelasnya.
Menurutnya, seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing, dengan beberapa di antaranya masih dalam observasi ketat.
"Hingga saat ini semua korban sudah tertangani. Ada yang masih dalam pengawasan intensif di IGD dan ICU, kami terus memantau perkembangan kondisinya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
