iklan banner Honda atas

Polisi Olah TKP Ledakan Petasan di Pekalongan, Puluhan Petasan Jumbo Diamankan

Polisi Olah TKP Ledakan Petasan di Pekalongan, Puluhan Petasan Jumbo Diamankan

Tim Gegana dari Sat Brimob Polda Jateng mengamankan barang bukti dari lokasi ledakan petasan di Kelurahan Noyontaansari, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu, 21 Maret 2026.-Istimewa-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Pasca kejadian ledakan petasan saat diracik oleh sejumlah pemuda di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu, 21 Maret 2026 pagi.

Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan Kota bersama Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Tengah diterjunkan ke lokasi kejadian di wilayah Noyontaansari. 

Dalam olah TKP tersebut, petugas menemukan puluhan sisa petasan berukuran jumbo yang siap ledak, serta berbagai bahan baku pembuatan petasan.

Sedikitnya sekitar 41 selongsong petasan jumbo berhasil diamankan dari lokasi. Seluruh barang bukti tersebut rencananya akan dimusnahkan menggunakan metode disposal oleh Tim Gegana guna menghindari potensi bahaya lanjutan.

Peristiwa ledakan sendiri terjadi pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, sejumlah pemuda tengah merakit petasan berukuran besar yang rencananya akan digunakan usai pelaksanaan Salat Idulfitri.

Lokasinya berada di sebuah rumah kosong di Jalan Dr. Wahidin Noyontaan Gg. 8A RT 001 RW 003 Kel.lurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

Namun nahas, salah satu petasan yang sedang dirakit tiba-tiba meledak dan melukai para perakit di lokasi.

BACA JUGA:Insiden Tragis di Pekalongan: Petasan Jumbo Meledak ketika Dirakit, Rumah Rata Tanah dan 9 Remaja Terluka

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, menjelaskan kronologi kejadian ledakan petasan tersebut.

"Telah terjadi ledakan, yang mana menurut keterangan dari saksi, awalnya ada beberapa korban yang sedang meracik petasan. Kemudian pada saat itu yang bersangkutan atau salah satu korban atas nama R melakukan pengisian obat petasan kemudian dipadatkan dan dipukul-pukul menggunakan obeng minus serta palu, sesaat kemudian terjadi ledakan dan mengakibatkan korban sekitar 9 orang yang mengalami luka-luka," katanya.

AKP Setyanto menerangkan sementara ini langkah yang diambil yakni melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi termasuk identifikasi terhadap korban, koordinasi dengan Gegana Sat Brimob Polda Jawa Tengah, serta mengamankan barang bukti.

"Kami dapat mengamankan sisa-sisa petasan yang ada di TKP. Ada sekitar 41 selongsong petasan, ada yang sudah terisi dan belum terisi," bebernya.

Korban Luka

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait