iklan banner Honda atas

Harmoni Rebana di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pekalongan Asah Bakat dan Spiritual

Harmoni Rebana di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pekalongan Asah Bakat dan Spiritual

Warga binaan Lapas Pekalongan mengikuti kegiatan latihan rebana.-Istimewa-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Nuansa religius dan penuh kekhidmatan terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan saat kegiatan pembinaan kesenian rebana kembali digelar, Kamis, 2 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang rutin dilaksanakan guna memberikan wadah positif bagi warga binaan.

Sebanyak 25 warga binaan yang tergabung dalam tim kesenian tampak antusias mengikuti latihan rebana yang dipimpin langsung oleh Ustadz Lukman Hakim dari Kementerian Agama Kota Pekalongan. 

Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar teknik dasar memainkan alat rebana, tetapi juga dilatih kekompakan dalam mengiringi lantunan selawat yang sarat makna. Suasana latihan berlangsung hangat, tertib, dan penuh kebersamaan.

Program kesenian rebana ini menjadi salah satu sarana efektif dalam membangun karakter warga binaan. Selain mengasah keterampilan seni, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan nilai-nilai spiritual, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan.

BACA JUGA:Rebana Time! Begini Cara WBP Lapas Pekalongan Isi Waktu dengan Hal Positif

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif di bawah pengawasan petugas Lapas. Pendampingan yang optimal memastikan kegiatan tetap sesuai dengan prosedur yang berlaku sekaligus memberikan kenyamanan bagi peserta dalam mengikuti pembinaan.

Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa pembinaan melalui kegiatan kesenian religi seperti rebana memiliki dampak positif dalam membentuk kepribadian warga binaan. 

“Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menjadi media pembinaan mental dan spiritual agar warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait