iklan banner Honda atas

Polsek Karangdadap Evakuasi Kerbau Mengamuk yang Hilang Selama 2 Hari

Polsek Karangdadap Evakuasi Kerbau Mengamuk yang Hilang Selama 2 Hari

Polisi dan warga evakuasi kerbau mengamuk di Desa Pagumenenganmas, Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.-Hadi Waluyo-

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Ketenangan warga Dukuh Miren, Desa Pagumenganmas, Kecamatan Karangdadap, sempat terusik dengan munculnya seekor kerbau jantan yang lepas dan mengamuk di area perkebunan warga, Sabtu pagi, 4 April 2026.

Hewan ternak tersebut diketahui telah melarikan diri sejak dua hari lalu saat hendak dimandikan di sungai.

Petugas Polsek Karangdadap yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dengan dibantu warga setempat.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melalui Kapolsek Karangdadap AKP Sumiyanto, menjelaskan, aksi heroik petugas dan warga berhasil meredam amukan hewan tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

"Setelah menerima laporan dari kepala desa Pagumenganmas, kami bersama anggota langsung bergerak ke Dukuh Miren. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara Polri dan warga, kerbau tersebut berhasil diamankan dengan selamat," ujar Kapolsek Karangdadap.

Baca juga:Curi RX King di Karangdadap, Aksi Terekam CCTV! Pelaku Dibekuk Resmob Polres Pekalongan di Jakarta

Peristiwa ini bermula pada Kamis sore, 2 April 2026, Waryat (70), memandikan dua ekor kerbau milik Sarip (68) di aliran Sungai Kupang yang menjadi pembatas wilayah Karangdadap dan Warungasem.

Secara tiba-tiba, kedua kerbau tersebut meronta dan melarikan diri ke arah yang berbeda. 

Satu ekor kerbau berhasil ditangkap di Desa Masin, Batang. Namun, satu ekor lainnya menghilang setelah menyeberangi sungai menuju arah Desa Pangkah, Karangdadap.

"Selama dua hari kerbau tersebut menghilang, hingga akhirnya Sabtu pagi muncul di perkebunan Dukuh Miren dalam kondisi stres dan mengamuk. Warga yang melihat hal itu langsung melapor karena khawatir kerbau masuk ke pemukiman," tambah Kapolsek.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis karena kerbau terus berlari di area perkebunan yang rimbun. 

Petugas kepolisian bersama warga menggunakan tali pengikat dan teknik penggiringan secara perlahan untuk menenangkan hewan berukuran besar tersebut.

Setelah hampir satu jam, kerbau milik warga Kedungwuni tersebut akhirnya berhasil dikendalikan dan diserahkan kembali kepada pemiliknya dalam kondisi sehat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: