iklan banner Honda atas

Buka Pelatihan BLK 2026, Mas Aaf Minta Peserta Serius Raih Peluang Kerja dan Usaha

Buka Pelatihan BLK 2026, Mas Aaf Minta Peserta Serius Raih Peluang Kerja dan Usaha

PELATIHAN - Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid membuka pelatihan Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Senin (18/5/2026).-ABDURROHMAN-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) resmi membuka Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid. Dalam arahannya, wali kota yang akrab disapa Mas Aaf itu meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan secara maksimal sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.

Menurutnya, program pelatihan berbasis kompetensi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Pekalongan.

“Gunakan kesempatan ini dengan serius. Keahlian teknis dan sertifikasi resmi yang nantinya diperoleh akan menjadi modal kuat, baik untuk bersaing di dunia industri maupun saat merintis usaha mandiri,” ujar Mas Aaf.

Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti proses pelatihan dengan disiplin dan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan setelah lulus nanti.

Sementara itu, Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan menjelaskan bahwa program pelatihan tersebut didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Menurut Betty, pada tahap pertama tahun 2026 ini tersedia enam jurusan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan industri saat ini.

Adapun jurusan yang dibuka meliputi Barista, Las SMAW 3F, Editor Video, Teknisi AC, Potong Rambut Pria, dan Teknisi HP. “Setiap jurusan diikuti sebanyak 16 peserta yang telah lolos proses seleksi,” terangnya.

Ia menambahkan, sistem pembelajaran dalam pelatihan tersebut dibagi menjadi dua tahapan utama, yakni pembekalan soft skill dan materi teknis sesuai bidang masing-masing.

Pembelajaran soft skill difokuskan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, etos kerja, serta peningkatan motivasi peserta. Materi tersebut berlangsung selama tiga hari mulai 18 hingga 20 Mei 2026.

Sedangkan untuk materi teknis, durasi pelatihan disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan kebutuhan kurikulum di masing-masing jurusan.

Untuk memastikan kualitas lulusan, seluruh peserta nantinya diwajibkan mengikuti Uji Kompetensi di akhir program dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) resmi yang telah diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui mekanisme tersebut, para lulusan BLK Kota Pekalongan akan memperoleh sertifikat profesi berstandar nasional yang dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja maupun membuka usaha sendiri. (dur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: