Tips Cari Aman Honda, Pengendara Jaga Etika Selama Berkendara
--
SEMARANG – Meningkatnya aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat selama musim liburan berdampak langsung pada kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur perkotaan serta kawasan wisata.
Menyikapi kondisi tersebut, seluruh pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga etika berkendara, serta mengedepankan sikap saling memahami antar-pengendara.
Pengendara yang melintasi daerah baru umumnya membutuhkan konsentrasi lebih tinggi. Mereka harus menyesuaikan diri dengan rute, titik persimpangan, karakter jalan, hingga kondisi lalu lintas setempat.
Situasi ini kerap memengaruhi pengambilan keputusan saat berkendara, terutama ketika mereka terlalu bergantung pada aplikasi navigasi digital.
BACA JUGA:Biar Nggak FOMO, Yayasan AHM Tantang Gen Z Bikin Konten Safety Riding Berhadiah Puluhan Juta
BACA JUGA:Inovasi Edukasi Instruktur Safety Riding Astra Honda Diakui Dunia Internasional
Senior Instruktur Safety Riding, Oke Desiyanto, menjelaskan bahwa dalam situasi lalu lintas yang padat dan dinamis, setiap pengguna jalan perlu memiliki empati dan kemampuan membaca potensi risiko di sekitarnya.
"Pengendara yang sedang mencari arah atau menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tentu membutuhkan ruang dan toleransi dari pengguna jalan lain,” ujar Oke.
Salah satu pemicu utama kecelakaan di musim liburan adalah respons yang terlambat dari pengendara yang mengandalkan aplikasi penunjuk arah.
Fenomena yang sering dijumpai di lapangan adalah aksi rem mendadak. Ketika aplikasi navigasi memberikan instruksi mendadak, pengendara luar kota kerap langsung menginjak rem secara drastis tanpa sempat memeriksa kaca spion.
Untuk menjaga keselamatan diri selama musim liburan, berikut beberapa langkah antisipasi teknis yang dapat diterapkan di jalan raya:
-. Identifikasi Pelat Nomor
-. Jaga Jarak Aman Ekstra
-. Hindari Blind Spot (Titik Buta)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
