banner honda Juli 2026

Seorang Pria Dilaporkan Tenggelam di Sungai Banger Pekalongan Timur

Seorang Pria Dilaporkan Tenggelam di Sungai Banger Pekalongan Timur

Seorang pria dilaporkan tenggelam di Sungai Banger, tepatnya di dekat Jembatan Matana, perbatasan Kelurahan Poncol–Setono, Pekalongan Timur, Senin, 15 Juni 2026. Tim SAR masih melakukan proses pencarian.-Wahyu Hidayat-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Seorang pria dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Banger, Kota Pekalongan, pada Senin, 15 Juni 2026 siang.

Insiden tersebut tepatnya terjadi di dekat jembatan Matana, Gang Matana, wilayah perbatasan antara Kelurahan Poncol dan Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur.

Hingga Senin sore, tim SAR gabungan dari TNI, Polri, dan relawan masih terus berupaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna menemukan korban.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Siti Aminah (79). Sekitar pukul 13.30 WIB, Siti yang sedang bersama rekannya, Harianto, melintas di jembatan Matana.

Awalnya, Siti mengira ada seseorang yang sedang asyik mandi di sungai. Namun saat ia menghentikan kendaraannya untuk memastikan, pria tersebut justru terlihat mulai tenggelam.

"Saya kira ada orang mandi-mandian, saya berhenti. Ternyata kok orang itu tenggelam," ujar Siti Aminah saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Senin, 15 Juni 2026.

Siti langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Ia sempat melihat korban muncul kembali ke permukaan sebanyak dua kali dan melambaikan tangan, meski gerakannya terlihat sudah sangat lemas.

"Bangun naik ke atas, melambaikan tangan tapi sudah lemah. Terakhir, lemah langsung tenggelam langsung, enggak naik lagi," tambahnya.

BACA JUGA:Remaja Asal Wiradesa Tenggelam di Sungai Sengkarang Pekalongan, Tim SAR Sisir Arus hingga 4,2 KM

Berdasarkan kesaksian Siti, korban merupakan seorang laki-laki berkulit gelap dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun ke bawah yang saat itu berada di sungai seorang diri.

Sementara itu, Danramil Pekalongan Timur, Kapten Abdul Mutholib, membenarkan adanya laporan indikasi orang tenggelam tersebut. Pihaknya bersama jajaran kepolisian dan tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

"Ada tiga orang saksi yang melihat bahwa korban berada di air dan timbul tenggelam. Namun, saat ini kita masih minim saksi mata (yang mengenali identitas korban). Berdasarkan indikasi sementara dari saksi, korban berjenis kelamin laki-laki. Saat muncul ke atas, hanya kelihatan kepalanya saja," jelas Kapten Abdul Mutholib.

Di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan petunjuk berupa sepasang sandal yang ditinggalkan di pilar bawah jembatan. Sandal tersebut diduga kuat milik korban.

Upaya pencarian hingga pukul 15.30 WIB masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan harus ekstra waspada mengingat kondisi Sungai Banger di titik tersebut memiliki kedalaman yang cukup dalam, yakni berkisar antara 4 hingga 5 meter. Petugas menegaskan proses pencarian akan terus dilakukan secara optimal di sekitar area hilangnya korban.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait