iklan banner honda Juni 2026

Bupati Batang Tegaskan Sekolah Harus Libatkan Penjahit Lokal dalam Pengadaan Seragam Gratis

Bupati Batang Tegaskan Sekolah Harus Libatkan Penjahit Lokal dalam Pengadaan Seragam Gratis

Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat menghadiri acara tali asih bagi pensiunan PNS di gedung Korpri, Jumat 26 Juni 2026.-Dony Widyo -

BATANG - Bupati BATANG, M. Faiz Kurniawan, menegaskan seluruh sekolah di Kabupaten BATANG harus melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar lingkungan sekolah dalam program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP. 

Penegasan ini disampaikan Faiz menanggapi pertanyaan wartawan terkait mekanisme pelaksanaan program yang akan dimulai pada awal tahun ajaran baru.

"Sejak awal, pemerintah daerah mengarahkan agar proses pengadaan seragam dilakukan dengan memberdayakan penjahit di sekitar sekolah," ujar Faiz usai menghadiri penyerahan tali asih pensiunan Korpri di Gedung Korpri Batang, Jumat (26/6/2026).

Bupati menjelaskan, dirinya telah menetapkan aturan dalam surat edaran yang mewajibkan pengukuran langsung bagi setiap siswa, bukan menggunakan ukuran standar seperti M, L, atau XL.

BACA JUGA:DPRD Minta Dinas Pendidikan Libatkan UMKM Lokal dalam Pengadaan Seragam Sekolah Gratis di Batang

BACA JUGA:Bupati Batang Cek Langsung SPMB SD dan SMP, Pastikan Proses Berjalan Transparan

Kebijakan ini bertujuan menghasilkan seragam yang benar-benar pas di tubuh siswa sekaligus membuka peluang kerja bagi penjahit lokal di berbagai wilayah.

"Seragam harus sesuai dengan ukuran tubuh anak. Dengan pengukuran langsung, otomatis akan melibatkan lebih banyak penjahit di sekitar sekolah," tegasnya.

Standar Kualitas dan Ketepatan Waktu Jadi Prioritas

Selain mendorong keterlibatan UMKM, Faiz menekankan pentingnya menjaga kualitas seragam. Pemerintah daerah telah menetapkan standar bahan, misalnya penggunaan kain katun dengan kualitas tertentu untuk bagian atasan agar nyaman digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Di sisi lain, proses produksi tidak boleh berlangsung terlalu lama. Bupati menginstruksikan agar seragam sudah dapat didistribusikan pada minggu pertama masuk sekolah.

"Upayakan minggu pertama anak-anak masuk, seragam sudah bisa didistribusikan. Itu pertimbangan penting selain kualitas," katanya.

Faiz menegaskan, prioritas utama program ini adalah memastikan seluruh siswa memperoleh seragam berkualitas, sesuai ukuran, dan tepat waktu.

Sementara dampak pemberdayaan ekonomi UMKM merupakan nilai tambah yang diharapkan muncul dari pelaksanaan program.

"Yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah adalah anak-anak mendapatkan seragam yang bagus, berkualitas, sesuai ukuran tubuh, dan diterima tepat waktu. Adapun dampak ekonomi bagi UMKM merupakan manfaat tambahan yang tentu juga kita harapkan," jelasnya.

Program Bagi Seluruh Siswa Baru, Diharapkan Genjot Ekonomi Lokal

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait