Tekan Penyakit Menular, Dinkes Kota Pekalongan Gencar Lakukan Case Finding dan Deteksi Dini
KESEHATAN - Petugas Dinkes sedang mengintensifkan strategi case finding atau penemuan kasus secara aktif langsung di tengah masyarakat.-ABDURROHMAN-
RADARPEKALONGAN.CO.ID, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terus bergerak cepat dalam mengendalikan penyebaran penyakit menular. Langkah konkret yang diambil adalah dengan mengintensifkan strategi case finding atau penemuan kasus secara aktif langsung di tengah masyarakat.
Fokus utama dari gerakan ini menyasar pada beberapa penyakit menular krusial, seperti tuberkulosis (TB), kusta, HIV, hingga filariasis. Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan tidak bergerak sendiri, melainkan bersinergi dengan para kader kesehatan di tingkat kelurahan. Tujuannya jelas, yakni menemukan penderita sedini mungkin agar rantai penularan bisa segera diputus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti, mengungkapkan bahwa sistem pelacakan akan langsung berjalan begitu ditemukan satu kasus positif. Petugas di lapangan bakal langsung menyisir dan melakukan penelusuran (tracing) terhadap orang-orang yang berada di lingkungan sekitar penderita.
"Setiap ada satu penderita, kami langsung melakukan pencarian kasus di sekitarnya. Jika ditemukan warga yang bergejala atau terindikasi, segera kami periksa dan apabila positif langsung diobati," tegas Puji Winarti saat memberikan keterangan resmi.
Warga yang kedapatan bergejala atau terindikasi kontak erat akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan medis secara intensif. Jika hasil tes menunjukkan hasil positif, Dinkes memastikan pasien tersebut akan langsung mendapatkan perawatan dan pengobatan gratis sesuai standar operasional yang berlaku.
Puji menambahkan, program deteksi dini ini digenjot secara merata di seluruh wilayah Kota Pekalongan. Hal ini menjadi bukti komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menekan angka kesakitan serta mendongkrak derajat kesehatan masyarakat Pekalongan secara keseluruhan.
Sebagai langkah preventif, Dinkes Kota Pekalongan juga tak bosan-bosan mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Masyarakat diminta untuk tidak ragu atau takut memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat apabila merasakan gejala penyakit menular. Dukungan dan partisipasi aktif dari warga dinilai menjadi kunci utama keberhasilan memutus mata rantai penularan penyakit di Kota Batik. (dur)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
