**Positif Covid-19
**Tidak Ada Lockdown RT
KAJEN - Dalam beberapa hari terakhir, tren harian Covid-19 di Kabupaten Pekalongan naik-turun. Sesuai data hingga Kamis (8/7/2021), Kota Santri masih zona merah.
"Untuk Covid di Kabupaten Pekalongan ini kita tetap posisi zona merah. Jadi kita harus tetap waspada. Kondisi sampai hari ini, untuk angka kesembuhan kita meningkat 3067 tetapi yang dirawat juga meningkat 105. Yang isoman juga meningkat 358. Karena hari ini ada peningkatan 58 kasus positif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro dihubungi sebelum operasi penertiban PPKM darurat di wilayah Kedungwuni, kemarin malam.
Disebutkan, penambahan kasus bersifat dinamis. Pada 5 Juli ada penambahan 23 kasus. Sehari setelah itu jadi 48 kasus, dan kemarin naik ada 58 kasus positif.
"Ini harian. Kita lihat tren kecenderungan untuk kasus itu kita lihat harian itu naik-turun. Penyebarannya seluruh Kabupaten Pekalongan," katanya.
Untuk PPKM darurat, lanjut dia, kedisiplinan sudah mulai diterapkan. Namun perilaku jaga jarak, mobilisasi, dan kerumunan masih banyak dijumpai.
"Mohon semua pihak bisa memahami ini. Karena dari data yang ada, ternyata fakfornya adalah mobilisasi dan kerumunan masyarakat kemudian jaga jarak ini yang masih tinggi di kita. Itu 5 persen. Lima persen itu banyak kalau kita lihat dari sudut pandang perilaku," ungkap dia.
Dikatakan, masih tingginya penyebaran virus corona ada banyak faktor, terutama adalah bagaimana sikap disiplin masyarakat. Yakni 3M, bahkan 5M.
"Nah upaya-upaya ini ada dalam PPKM darurat kita tegakkan. Maka harapan kami untuk seluruh warga mari menjaga diri, keluarga, tetangga, lingkungan, dari pandemi. Satu-satunya peran masyarakat ya itu, mendisiplinkan diri," tandas dia.
Disinggung apakah ada varian baru di Kabupaten Pekalongan, ia mengatakan, sampai sekarang belum ditemukan varian baru di Kabupaten Pekalongan. "Kemarin baru kita kirim sampel ke Jogjakarta, kita masih tunggu hasilnya," kata dia.
Disinggung apakah ada lockdown di tingkat RT, Wawan mengatakan tidak ada. Karena tidak ada RT zona merah, semuanya oranye, maka tidak ada lockdown RT. Adanya pengetatan PPKM.
"Saya tekankan belum ada RT zona merah. Jadi tidak diberlakukan lockdown tetapi PPKM mikro yang ketat," ujar dia. (had)