Kendaraan Listrik Merusak Ekosistem Alam! Apa yang Harus Dilakukan?

Kamis 05-06-2025,20:06 WIB
Reporter : Mizannul Ihsan Lubis
Editor : Dony Widyo

- Pembangkit tenaga angin

- PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)

Langkah ini akan mengurangi emisi tidak langsung yang ditimbulkan kendaraan listrik.

4. Peningkatan Infrastruktur Daur Ulang

Pemerintah dan industri harus memperkuat ekosistem daur ulang baterai dengan:

- Investasi di fasilitas daur ulang

- Edukasi masyarakat tentang daur ulang baterai

- Sistem pengumpulan baterai bekas secara nasional

5. Edukasi Konsumen

Konsumen perlu diedukasi bahwa membeli kendaraan listrik bukan satu-satunya solusi ramah lingkungan.

Gaya hidup hemat energi, penggunaan transportasi publik, dan kesadaran akan jejak karbon juga penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam.

BACA JUGA:5 Pilihan Mobil Keluarga Harga Murah 100 Jutaan yang Bahan Bakarnya Irit dan Nyaman Dikendarai

BACA JUGA:5 Pilihan Mobil Keluarga Terbaru 2025, Kenyamanan dan Keamanan Sudah Terjamin dengan Berbagai Fiturnya

Kendaraan listrik bukan tanpa risiko lingkungan. Meskipun membantu mengurangi emisi di jalan raya, proses produksinya terutama baterai bisa membawa dampak serius terhadap ekosistem alam jika tidak dikendalikan dengan bijak.

Namun, ini bukan alasan untuk menolak kendaraan listrik. Sebaliknya, ini menjadi pemicu untuk melakukan perbaikan sistemik, dari inovasi teknologi, reformasi kebijakan, hingga edukasi publik.

Jika pengembangan kendaraan listrik dilakukan secara bertanggung jawab, maka potensi merusak bisa ditekan seminimal mungkin, dan kendaraan listrik benar-benar menjadi solusi hijau untuk masa depan yang berkelanjutan.

Kategori :