BATANG - Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki didampingi Forkopimda Batang blusukan ke beberapa desa di Kecamatan Bawang, Kamis (11/12/2022). Hal ini dilakukan sebagai upaya penananganan stunting di Batang.
Ada tiga desa yang dikunjungi, yakni Desa Kebaturan, Desa Sidoharjo, dan Desa Surjo. Ketiganya menjadi salah satu desa yang angka stuntingnya cukup tinggi di Kecamatan Bawang.
"Bahwa hari ini saya terjun langsung bersama forkopimda ke desa-desa yang angka stuntingnya tinggi," kata Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, usai peninjauan balita stunting di Desa Surjo Kecamatam Bawang, Kamis (11/8/2022).
Di Desa Surjo sendiri tercatat ada 9 balita yang masuk kategori pendek sekali, 27 balita kategori pendek, 155 balita normal, dan 6 balita tinggi.
"Makanya perlunya pemantauan pola makan, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari dari ibu hamil hingga anak berumur 2 tahun agar tidak terjadi stunting," ujar Lani.
Dikatakannya, jika balita sudah mengalami stunting, maka masih bisa dioptimalkan pertumbuhannya. Hal ini dilakukan dengan pola makan sehat dan gizi tinggi.
"Stunting perlu ditangani secara serius karena balita ini akan sebagai generasi penerus kita. Jika kondisinya kurang normal, nanti berpengaruh kepada Sumber Daya Manusia (SDM) kita," imbuhnya.
Diharapkan, adanya tim percepatan penanganan stunting di Kabupaten Batang mampu berkontribusi bagi penurunan kasus yang signifikan. (nov)