KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID - Bencana tanah gerak melanda Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jumat, 23 Januari 2026, pukul 15.00 WIB.
Suhad, warga Desa Bubak, Sabtu, 24 Januari 2026, menerangkan, bencana tanah gerak di wilayah pegunungan ini terjadi di Dukuh Sidamulya RT 008 RW 004 Desa Bubak.
Akibatnya, kata dia, dua rumah warga rusak, yaitu rumah miik Kowiyah dan Sani. "Tembok rumah runtuh dan juga retak," katanya.
Kapolsek Kandangserang Iptu Slamet Riyadi, dikonfirmasi terpisah, mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan lokasi dan memastikan keselamatan para penghuni rumah.
Baca juga:Tanah Ambles di Krompeng Pekalongan, 2 Rumah Retak Parah, 17 Jiwa Dievakuasi
"Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota di lapangan, benar ditemukan adanya dua rumah warga di RT 008 RW 004 yang terdampak cukup parah. Ada yang temboknya roboh dan ada yang mengalami keretakan lebar," ujar Iptu Slamet Riyadi.
Dua rumah yang terdampak diketahui milik Sani (59) dan Kowiyah (63). Kondisi rumah Sani mengalami kerusakan di bagian belakang, di mana tembok bangunan roboh total akibat tanah penyangganya ambles ke bawah.
Sementara itu, rumah milik Kowiyah mengalami keretakan yang sangat mengkhawatirkan pada bagian depan dan samping.
"Rumah Ibu Kowiyah mengalami keretakan dengan lebar lubang kurang lebih 10 sentimeter. Total panjang keretakan tersebut mencapai sekitar 15 meter, memanjang di bagian depan hingga samping rumah," jelas Iptu Slamet.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil ditaksir cukup besar mengingat struktur bangunan sudah tidak stabil.
Polsek Kandangserang bersama perangkat desa telah memberikan imbauan kepada para pemilik rumah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan susulan.
"Kami sudah sampaikan kepada penghuni rumah untuk sementara waktu mengungsi ke tempat saudara yang lebih aman jika hujan turun lebat lagi," katanya.
Sebab, kata dia, kondisi tanah di lokasi masih labil dan sangat berisiko terjadi pergerakan susulan yang bisa membahayakan keselamatan jiwa.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk langkah mitigasi lebih lanjut.
Polsek Kandangserang juga menyiagakan personel bhabinkamtibmas untuk terus memantau perkembangan struktur tanah di wilayah tersebut guna mengantisipasi area terdampak meluas ke pemukiman lain.