Plt Bupati Pekalongan Minta Maaf dan Sebut Pembatasan Wartawan Akibat Miskomunikasi Protokol

Senin 09-03-2026,17:15 WIB
Reporter : Rifki
Editor : Dony Widyo

RADARPEKALONGAN.CO.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan permohonan maaf kepada awak media terkait pembatasan peliputan yang terjadi saat kegiatan bersama Ahmad Luthfi di Aula Kantor Setda Kabupaten Pekalongan, Senin 9 Maret 2026.

Menurut Sukirman, kejadian tersebut kemungkinan terjadi karena miskomunikasi antara protokol Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan protokol Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

"Atas miskomunikasi yang terjadi tadi, kami mohon maaf kepada teman-teman wartawan. Terus terang saya juga tidak tahu persis detail teknis di lapangan,” ujar Sukirman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar pada hari itu sebenarnya merupakan pembinaan dari Gubernur Jawa Tengah kepada jajaran birokrasi di Kabupaten Pekalongan.

“Acara hari ini sebenarnya adalah pembinaan dari Pak Gubernur untuk menyatukan birokrasi di Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur memberikan sejumlah arahan kepada jajaran pemerintah daerah agar tetap solid dalam menjalankan pemerintahan.

“Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain agar birokrasi kompak dan mendukung kebijakan yang nanti saya ambil selaku Plt Bupati,” jelasnya.

Selain pembinaan birokrasi, pertemuan tersebut juga membahas berbagai persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri bersama unsur Forkopimda, termasuk Kepolisian Resor Pekalongan dan Komando Distrik Militer 0710 Pekalongan.

“Selain itu juga dibahas persiapan menjelang Lebaran bersama Kapolres dan Dandim, seperti operasi pasar, ketertiban lalu lintas, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Sukirman.

Ia juga menyampaikan bahwa Gubernur menekankan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Pak Gubernur juga menegaskan agar jalan-jalan yang berlubang, khususnya jalan milik Provinsi Jawa Tengah, segera diperbaiki,” tambahnya.

Sukirman menegaskan bahwa tidak ada hal yang dirahasiakan dalam kegiatan tersebut, karena pertemuan tersebut bersifat pembinaan internal bagi jajaran birokrasi.

“Tidak ada yang dirahasiakan dalam kegiatan ini, hanya pembinaan internal saja,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menghalangi tugas jurnalistik para wartawan.

“Kalau ada teman-teman yang sempat tidak bisa masuk, itu kemungkinan hanya miskomunikasi antara protokol provinsi dan protokol Kabupaten Pekalongan. Sekali lagi kami mohon maaf. Saya pribadi tidak mungkin menghalangi wartawan untuk melakukan peliputan,” pungkasnya.

Tags :
Kategori :

Terkait