BATANG - Kecelakaan fatal yang melibatkan mobil pribadi dan bus terjadi di ruas Tol Batang-Semarang pada Kamis (19/3/2026) pagi. Insiden nahas tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa itu berlangsung di Kilometer 368 jalur B atau jalur satu arah menuju Semarang, tepatnya di wilayah Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, sekitar pukul 10.45 WIB. Kedua kendaraan yang terlibat adalah mobil Mitsubishi Xpander bernomor polisi B-2135-KZI dan bus Mercedes Benz PO 27 Trans dengan nomor polisi N-7008-UB.
Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika arus lalu lintas sedang padat dengan kondisi cuaca cerah. Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi, mobil Xpander melaju dari arah barat menuju timur di lajur paling kanan.
"Saat melintas di jalan yang lurus dan beraspal beton dengan kondisi baik, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi. Diduga kuat pengemudi mengantuk sehingga mobilnya menabrak bagian belakang bus yang tengah berhenti karena mengalami gangguan mesin," ujar AKP Eka saat dikonfirmasi, Kamis.
BACA JUGA:Jelang Idul Fitri 2026, Polres Batang Imbau Takbir Keliling Ditiadakan Demi Keamanan
Akibat tabrakan keras tersebut, dua orang penumpang mobil Xpander tewas di tempat kejadian. Kedua korban jiwa adalah pengemudi mobil, Andi Endarto (48), warga Bekasi, yang meninggal dunia akibat luka memar di dada saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal, serta seorang penumpang remaja, Athaya Riski Wistarajaya (16), yang menderita cedera kepala berat.
Sementara itu, dua korban luka lainnya saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSI Kendal. Dian Arianta Widya (48) mengalami patah tulang tertutup pada kaki kanan, sedangkan Ariya Satya Risky (13) menderita cedera kepala ringan. Keduanya dilaporkan dalam kondisi sadar.
Pengemudi bus, Hunsen Sudrajat (31), selamat tanpa luka berarti dalam peristiwa tersebut. Adapun kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp 25 juta.
Tim kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan kendaraan serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan. Penyebab pasti kecelakaan masih didalami melalui pemeriksaan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara.
Mengingat waktu kejadian berdekatan dengan periode arus mudik Lebaran, AKP Eka mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi fisik prima sebelum melakukan perjalanan.
"Jika mulai merasa lelah atau mengantuk, jangan paksakan diri. Segera beristirahat di rest area terdekat. Keselamatan adalah yang utama. Kami juga mengingatkan pengemudi untuk selalu waspada terhadap kendaraan lain yang mungkin berhenti di bahu jalan akibat gangguan teknis," pungkasnya.