Sementara itu, Mini Expo Bank Jateng sendiri dibuka oleh Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar. Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen Teguh Sri Prabowo beserta jajaran, delapan developer perumahan, dua dealer kendaraan roda dua, empat dealer kendaraan roda empat, perwakilan Rumah Sakit Kajen, Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan, notaris, serta para nasabah Bank Jateng.
Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi penyelenggaraan mini expo yang dinilai sebagai kegiatan positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, ia memberikan masukan agar ke depan lokasi kegiatan dapat dipertimbangkan ulang agar memberi dampak lebih luas bagi masyarakat.
"Jadi paling tidak, kegiatan ini tidak hanya menghidupkan yang ada di Bank Jateng, tetapi juga pedagang-pedagang di sekitarnya. Nanti bisa dikoordinasikan. Jika ke depan ada mini expo lagi, saya minta tidak dilaksanakan di Bank Jateng. Kalau ada lagi, coba digeser di Boulevard dan dievaluasi. Agar Boulevard ramai dan Kajen hidup dengan berbagai kegiatan, baik siang maupun sore hari. Apalagi nanti juga bisa mengundang kegiatan senam dan musik, tentu akan semakin meriah," katanya.
Sekda juga menekankan pentingnya memperluas segmentasi pasar Bank Jateng agar tidak hanya dikenal sebagai bank bagi ASN. Ia mendorong agar kegiatan promosi lebih masif dan menyasar masyarakat umum, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.
Sedangkan, Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Teguh Sri Prabowo, menjelaskan, mini expo tersebut merupakan penyelenggaraan ketiga, sekaligus yang kedua di tahun 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Jateng ke-63.