Ahmad Luthfi Temui Massa Aksi Buruh, Serap Semua Aspirasi

Jumat 01-05-2026,17:47 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung menemui para buruh dan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional 2026, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat, 1 Mei 2026.

Aksi tersebut merupakan salah satu cara para buruh untuk memperingati May Day. Di daerah lain juga ada beragam kegiatan yang digelar oleh serikat buruh dan serikat pekerja.

Di antaranya gerak jalan dan jalan sehat, anjangsana, hiburan, orasi menyampaikan pendapat dan lainnya. Semua telah diakomodir dan dihargai karena serikat pekerja dan serikat buruh adalah investasi bagi pembangunan di Jawa Tengah.

"Terima kasih bahwa pelaksanaan May Day di 35 kabupaten/kota berjalan tertib dan aman. Rasa aman merupakan salah satu investasi di Jawa Tengah. Rasa aman ini akan menambah kepercayaan publik terhadap Jawa Tengah," kata Gubernur Luthfi saat berbicara di depan massa aksi.

BACA JUGA:Fasilitasi Pengasuhan Anak Buruh, Ahmad Luthfi Resmikan Daycare Tripartit Berdikari

BACA JUGA:Ikut Peringati May Day, Ahmad Luthfi Sebut Buruh Adalah Pahlawan Ekonomi

Luthfi menyatakan, peringatan May Day bukan hanya kegiatan seremonial. Melalui momentum ini, para buruh mengawal hak dan kewajibannya. 

Pemprov Jateng juga telah membuat program yang berpihak kepada buruh, di antaranya ratusan koperasi karyawan dan daycare telah terbentuk. Koperasi itu digunakan untuk mempermudah buruh mendapatkan kebutuhan pokok yang terjangkau.

Selain itu ada insentif biaya transportasi menggunakan Trans Jateng. Lalu ada insentif perumahan buruh yang juga menjadi program pemerintah pusat.

"Buruh adalah embrio dalam membangun Jawa Tengah. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya. Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga buruh kita satu tekad, satu tujuan, sejahtera bersama-sama. Hidup Buruh!" katanya.

Tidak hanya turun menyapa langsung massa aksi. Ahmad Luthfi juga menerima sejumlah perwakilan buruh untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung. 

"Semua saya terima, saya akomodir, saya berikan semangat. Kita punya desk tenaga kerja, punya Polda Jateng yang siap mengawal, berikut penegakan hukum apabila terjadi hak dan kewajiban buruh yang tidak terpenuhi," katanya.

Sementara itu dalam dialog dengan perwakilan buruh dan mahasiswa, Ahmad Luthfi menyerap berbagai aspirasi. Di antaranya kompensasi PHK dari perusahaan, masalah fasilitas jalan yang dilewati buruh ke tempat kerja, dan angkutan antar-jemput perusahaan padat karya, penghapusan sistem outsourcing, penegasan aturan terkait tenaga kerja disabilitas di perusahaan dan BUMD,.

Peningkatan pengawasan terhadap perusahaan media, pendidikan murah bagi anak-anak buruh, dan tuntutan dari mahasiswa terkait rencana penghapusan prodi tidak sesuai kebutuhan industri. 

Kategori :