Manfaatkan Teknologi untuk Awasi Program MBG, Orang Tua Bisa Update Tiap Hari

Senin 11-05-2026,13:18 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang menghadirkan inovasi berbasis teknologi dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lewat pemanfaatan command center dan sistem digitalisasi, masyarakat kini dapat memantau pelaksanaan program secara langsung dan real time.

Bupati Sumedang, Dr Dony Ahmad Munir, menjelaskan bahwa orang tua siswa bisa mengetahui secara terbuka jenis menu, komposisi makanan, serta kandungan gizi yang diterima anak mereka setiap harinya.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Founder Disway Network sekaligus Menteri BUMN periode 2011-2014, Dahlan Iskan, di Command Center Pemkab Sumedang.

BACA JUGA:Sekolah Diminta Berani Mengembalikan Menu MBG Jika Dinilai Tak Layak Konsumsi

BACA JUGA:lKomisi IV DPRD Batang Sebut SPPG Pecalungan Tak Layak Beroperasi, Ini Penyebabnya

"Setiap hari, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan sekolah mengunggah foto menu makanan yang diberikan kepada siswa," ujar Dony. Dengan sistem tersebut, tingkat kepercayaan orang tua dan penerima manfaat terhadap program MBG meningkat signifikan.

Melalui Dashboard Command Center yang dapat diakses dengan Chatbot WhatsApp, orang tua cukup memanfaatkan layanan pesan instan untuk melihat informasi seputar MBG.

"Ini bentuk pengawasan kolektif. Semua pihak saling mengawasi dan berlangsung transparan. Dengan transparansi ini, orang tua merasa tenang, penerima manfaat bahagia, dan SPPG pun berlomba menyajikan menu terbaik," tegasnya.

Dari sisi pemerintah daerah, dashboard tersebut juga memudahkan pemantauan data realisasi SPPG, jumlah siswa penerima manfaat, hingga tingkat pencapaian program secara menyeluruh.

Dony memaparkan, "Sumedang saat ini telah mencapai 86,62 persen dari target realisasi penerima manfaat MBG."

Menurut Dony, digitalisasi terbukti menjadi solusi efektif untuk memperkuat pengawasan dan menekan potensi kecurangan.

"Setiap warga Sumedang, di mana pun berada, bisa melihat menu dan kandungan gizi yang dikonsumsi anaknya. Ini adalah program Presiden Prabowo, dan kami wajib menjalankannya dengan sebaik-baiknya," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa keterbukaan informasi ini tidak hanya membangun kepercayaan orang tua, tetapi juga berfungsi sebagai alat evaluasi bagi SPPG, termasuk dari aspek fasilitas dapur.

"Kami maksimalkan program ini. Semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat, semakin banyak pula persoalan kesehatan yang bisa kita atasi, mengingat banyak masalah kesehatan berawal dari asupan makanan," pungkas Dony.

Kategori :