Kelengkeng Batang Tembus Pasar Toko Modern, Petani Siap Pasok 5 Ton per Minggu

Kamis 21-05-2026,09:58 WIB
Reporter : Dony Widyo
Editor : Dony Widyo

"Kalau secara rasa, kualitas daging, ketebalan, bijinya kecil, itu kita menang semua. Hanya penampilannya lah," akui Aditya jujur.

Namun setelah pendampingan intensif, tampilan kelengkeng Batang dinilai telah naik kelas dan layak bersanding dengan produk impor.

Stabilitas Ekonomi bagi Petani

Kehadiran pasar modern ini disambut antusias oleh petani karena menawarkan kepastian serapan yang kontinu. Meskipun harga jual mengikuti standar ritel modern, volume pembelian yang besar dan berkelanjutan dinilai lebih menguntungkan dibanding mengandalkan pasar lokal yang terbatas.

"Ini Indomaret menawarkan serapan pasar yang tanda kutip tidak terbatas, karena mereka membutuhkan suplai rutin per minggu," ungkap Aditya.

Dengan sistem ini, berapa pun produksi petani diyakini dapat terserap seluruhnya.

Harapan Petani: Dukungan Logistik Pupuk

Para petani berharap Pemerintah Kabupaten Batang terus mendampingi mereka, terutama dalam fasilitasi kebutuhan logistik pertanian yang krusial.

Salah satu yang paling mendesak adalah pemenuhan pupuk khusus atau booster untuk tanaman kelengkeng yang saat ini masih harus diimpor dari luar negeri.

"Semoga ada support khusus dari Pemkab Batang, khususnya Pak Bupati, baik itu misalnya link jalur untuk kita memudahkan impor bahan tersebut, atau support fisik lain yang untuk kepentingan budidaya sampai produksi lebih baik lagi," pungkas Aditya penuh harap.

Kategori :