MBG Libur, Harga Telur dan Sayuran di Pekalongan Anjlok

Rabu 01-07-2026,18:57 WIB
Reporter : Hadi Waluyo
Editor : Dony Widyo

KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Harga sejumlah komoditas sayuran dan telur ayam ras di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan cukup tajam. Diduga anjloknya harga telur dan sayuran ini dipicu stok melimpah namun permintaan menurun drastis.

Pedagang Pasar Wiradesa, Ustadzah, Rabu, 1 Juli 2026, mengatakan, penurunan harga terutama terjadi pada komoditas yang rutin disuplai ke dapur MBG, seperti pokcoy, buncis, jipang, dan wortel.

"Kalau untuk MBG, produk yang sering masuk itu pokcoy, buncis, jipang sama wortel. Nah, sayur-sayur itu yang sekarang harganya turun drastis karena berkaitan dengan MBG," kata dia. 

Ia menjelaskan, harga buncis saat program MBG berjalan mencapai sekitar Rp12 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp5 ribu per kilogram. Harga pokcoy juga turun dari sekitar Rp11 ribu menjadi Rp5 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga wortel yang sempat menyentuh Rp14 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp12 ribu per kilogram. Adapun jipang yang sebelumnya sekitar Rp8 ribu per kilogram kini hanya berkisar Rp4 ribu hingga Rp5 ribu per kilogram di tingkat eceran.

Baca juga:Pemkab Pekalongan Kucurkan Rp3,3 Miliar untuk Polres dan Kejaksaan, Abaikan Imbauan KPK?

Meski demikian, Ustadzah menegaskan tidak semua komoditas yang turun berkaitan dengan program MBG. Menurutnya, harga cabai memang ikut turun, tetapi penyebabnya bukan karena berhentinya program tersebut.

"Kalau harga cabai sebenarnya bukan karena MBG, karena MBG juga jarang pakai cabai. Kalaupun cabai turun, itu memang karena kondisi pasar yang lagi musim sepi," katanya.

Ia juga mengakui harga sayuran pada dasarnya memang dipengaruhi kondisi pasokan dari daerah sentra produksi sehingga fluktuasi harga merupakan hal yang biasa terjadi. 

"Tapi memang harga sayur itu naik turun tergantung dari pusatnya," ujarnya.

Sebagai pemasok sayur untuk program MBG, Ustadzah mengaku liburnya program selama masa libur sekolah sangat memengaruhi pendapatannya.

"Karena saya ini pemasok sayur untuk MBG, selama libur sekolah ini sangat berpengaruh ke pendapatan saya. Kalau MBG jalan harga sayur memang lebih mahal, tapi anehnya banyak yang cari. Sekarang harga murah seperti ini malah yang beli sedikit," tuturnya.

Selain produk sayuran, harga telur ayam ras dalam beberapa pekan terakhir ini juga anjlok. Harga telur saat ini di tingkat eceran Rp24 ribu perkilo. Biasanya, harga terendah di tingkat eceran di kisaran Rp27 ribu hingga Rp 30 ribu perkilonya.

Anjloknya harga telur ini dikeluhkan para peternak. Pasalnya, harga pakan ayam saat ini melambung tinggi.

"Kalau harga telur itu ditentukan permintaan. Saat ini stok banyak tapi permintaannya turun. Mungkin karena MBG masih libur dan wulan suro, hajatan sepi," ungkap salah satu pekerja di peternakan ayam petelur di Karanganyar. 

Kategori :