PEKALONGAN,RADARPEKALONGAN.CO.ID – Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi'iyah Proto(MASS) Proto kembali menggelar latihan simulasi manasik haji bagi seluruh siswa kelas 10. Kegiatan yang diikuti oleh 180 siswa ini merupakan bagian dari rangkaian acara Kemah Bakti Pramuka dan Kemah Penerimaan Tamu Ambalan (KBP-KPTA) tahun 2026.
Berbeda dari tahun lalu, simulasi manasik haji kali ini dilaksanakan sebelum acara perkemahan inti. Langkah ini diambil karena durasi kemah yang akan berlangsung pada tanggal 2 dan 3 September nanti hanya berjalan selama dua hari satu malam.
Kepala MAss Proto, H. Nur Fikri Nahari Fasy, M.Pd, menegaskan bahwa program ini dirasa sangat penting dan menjadi pembeda dari lembaga pendidikan lainnya.
"Karena kita lihat dari pentingnya kegiatan ini, terus dirasa ini juga belum ada di sekolah lembaga yang lain. Sehingga ini menjadi ciri khas yang kami pilih untuk menjadi kegiatan tahunan insya Allah," ujar Kepala MAss Proto.
Tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk menanamkan motivasi spiritual sejak dini kepada para siswa penegak. Pihak madrasah berharap kegiatan ini mampu menyalakan komitmen personal para siswa untuk masa depan mereka.
"Ya, kalau harapan kami ini sebagai langkah ke depan agar anak-anak punya semangat untuk menabung. Biar bisa berangkat haji dan umroh," tambah pihak sekolah terkait urgensi acara tersebut.
Kegiatan tahunan yang sudah memasuki pelaksanaan kedua kalinya ini berjalan dengan tertib. Seluruh peserta penegak dibagi ke dalam beberapa kelompok pangkalan, yang terdiri dari 12 sangga putri dan 5 sangga putra.
Selama simulasi, para siswa didampingi langsung oleh Pembina Putra, Nanang Ahmad Shofi, S.Pd, serta Pembina Putri, Zulfatin Na’imah, Amd.KOM, untuk memastikan seluruh prosesi manasik berjalan sesuai dengan tuntunan dan KH. Nur Azizi Lailun Fasy, S.Ag sebagai Pembimbing dan memberikan fasilitas materi baik siswa maupun guru dalam pelaksanaan manasik haji.(mal)