**Mobil Rombongan FPB Diduga Ditembak
KAJEN - Aktivis di Kabupaten Pekalongan mendapat teror. Mobil yang berisi rombongan anggota Forum Pekalongan Bangkit (FPB) Kabupaten Pekalongan diduga ditembak orang tidak dikenal, Jumat (23/9/2022) malam. Kejadian itu terjadi di depan rumah Ketua FPB M Subekhi alias Mbah Usup di Wisma Pratama Asri, Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen.
Kasus itu masih dalam penyelidikan aparat Polres Pekalongan. Polisi telah melakukan oleh TKP. Bahkan, tim dari Puslabfor Polda Jateng diterjunkan untuk membantu mengungkap kasus itu.
M Subekhi, kemarin, mengatakan, pada Jumat malam itu ia bersama teman-temannya baru pulang dari Pemalang. Ada enam orang dengan dua unit mobil. Sekitar pukul 22.27 WIB, rombongan tiba di rumah M Subekhi di Kajen.
"Kami berenam baru pulang dari Pemalang. Saya naik mobil HRV berempat. Dua lagi naik Xenia," terang dia.
Setibanya di depan rumah, Subekhi ngaku turun terlebih dulu dari mobil. Ia lantas membuka pintu gerbang pagar rumahnya. "Dari arah barat ada orang naik motor gak pakai lampu, helm hitam, semuanya tampak serba hitam. Motornya saya kira jenis metic. Tiba-tiba terdengar suara keras sekali 'toaarrrr'," tutur dia.
Ia pun kaget. Awalnya ia mengira itu suara petasan. Namun suara itu begitu keras. Warga sekitar juga kaget mendengar suara yang keras itu.
"Saat dibaterai (lampu senter), ada lobang di bagian bawah pintu mobil Xenia. Mobil ini ditumpangi Rianto dan temannya," ungkap dia.
Keesokan harinya, ia melaporkan kejadian itu ke Polres Pekalongan. Malam itu sebenarnya bersama temannya ingin langsung lapor polisi, namun temannya ketakutan sehingga malam itu memilih untuk pulang.
"Saya sudah resmi melapor. Polisi sudah lakukan olah TKP. Dari Polda juga datang," kata dia.
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria saat dikonfirmasi menyatakan, polisi masih melakukan penyelidikan kasus itu. "Masih diselidiki kebenaran dari Puslabfor Polda," terang Kapolres. (had)