BATANG - Setelah berkecimpung belasan tahun di dunia kosmetik dan obat di Jabodetabek, Khotijah (44) kini memilih pulang kampung ke Batang. Tak hanya ingin dekat dengan ibunda, Khotijah dan suami Hariyanto (46), melihat potensi industri kosmetik di Batang.
Keduanya pun akhirnya mulai merintis industri kosmetik di lahan mereka yang ada di Kalisalak Kecamatan Batang. Meski baru setahun terakhir, industri yang dinamai CV Jelita Kosmetik tersebut sudah memiliki 27 produk dari berbagai brand di Indonesia.
"Saya ingin pulang kampung dan ingin membangun Batang. Karena saya melihat potensi di Batang ke depannya akan berkembang maju. Awalnya ingin membuka apotek karena saya apoteker. Hanya saja sudah banyak di sini, sehingga saya berpikiran untuk mengembangkan industri kosmetik di sini. Sekaligus saya bisa menemani ibu saya yang asli Batang," tuturnya saat diwawancarai, Kamis (23/12/2021).
Di industri miliknya ini ia juga mengembangkan produk skincarenya sendiri dengan merk Ellvina. Skincare yang ia produksi ini membidik segmentasi remaja hingga dewasa. Dimana produknya ini punya manfaat untuk mencerahkan wajah. Satu paket yang terdiri dari day cream, night cream, facial wash, serum dan toner ini pun dijual dengan harga Rp230 ribu.
"Manfaatnya untuk brightening dan glowing. Karena memang saat ini banyak masyarakat yang menggemari fungsi tersebut. Kami juga memiliki kandungan niacinamide hingga 10 persen. Untuk kemasan kami pakai model pump sehingga lebih higienis dan meminimalisir kerusakan produk jika terjatuh," jelasnya.
Di industri miliknya ini masyarakat bisa juga membuat kosmetik dengan brand sendiri. Untuk produksi awal pun pihaknya menerima order mulai dari 100 buah per jenis produk. Untuk produk yang diproduksi mulai dari sabun, toner, serum, day cream, night cream, BB cushion, lip cream dan lainnya.
Terkait dengan sertifikasi, pihaknya juga sudah mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yg Baik (CPKB). Sedangkan untuk industri kosmetik, pihaknya sudah menerapkan standar operasional golongan A.
"Kami tidak hanya murni membuat brand sendiri. Tapi kami juga membuka industri maklon. Jadi masyarakat yang ingin memiliki brand kosmetik atau skincare sendiri bisa bekerja sama dengan kami untuk pembuatan produk," imbuhnya.
Pihaknya pun bisa menyesuaikan permintaan klien terkait dengan produk yang akan dibuat. Seperti untuk fungsi anti aging, acne solution atau fungsi lainnya. Pihaknya juga nantinya akan mengurus perizinan dan notifikasi produk. Sehingga klien bisa langsung memasarkan produknya ke konsumen.
"Jadi jika bekerjasama dengan kami nantinya klien bisa terima beres. Sekitar satu bulan bisa ready produk sesuai keinginan konsumen. Setelah sampelnya cocok, dari perizinan hingga notifikasi produk dan BPOM kami fasilitasi. Sehingga klien bisa langsung memasarkan ke konsumen," pungkasnya. (nov)