*Program Boarding School MAM Batang
BATANG - Sekolah dan Mondok menjadi salah satu yang ditawarkan Boarding School MA Muhammadiyah (MAM) Batang. Sejak tahun 2020, jalur Boarding School di MAM Batang menjadi salah satu program favorit. Tak hanya bisa sekolah di madrasah, di sini pelajar bisa sekaligus nyantri dan menjadi hafidz/Hafidzah. Dengan program ini, orang tua pun tak perlu mencemaskan pergaulan anak di luar sekolah, karena mereka dipantau langsung di pondok pesantren.
"Salah satu yang menjadi alasan kenapa banyak orang tua juga mempercayakan sekolah di sini. Karena selain sekolah mereka sembari mondok, sehingga 24 jam mereka dalam pengawasan. Dan tentunya setiap harinya mereka melakukan kegiatan rutin yang positif," jelas Kepala MA Muhammadiyah Batang, Nurudin SPdI.
Dengan jalur boarding ini, para santri akan dibina secara khusus untuk menjadi penghafal Al-Qur'an. Setelah lulus nanti pun, pelajar bisa mendapatkan dua ijazah sekaligus, baik untuk sekolah formal mereka di MAM Batang maupun ijazah pondok pesantren.
"Jadi di jalur Muhammadiyah Boarding School ini para peserta didik nantinya juga akan belajar ilmu umum dan agama. Tak hanya itu, kami punya program unggulan, yakni program Tahfidz dan Tahsin. Di mana lulusan nantinya diharapkan bisa menghafalkan Al-Qur'an minimal 15 juz. Selain itu mereka juga akan diajarkan bagaimana cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar," imbuhnya.
Tak hanya program tersebut, siswa juga nantinya belajar Bahasa Arab dan Membaca Kitab, serta masih banyak program lainnya. Untuk setiap sesi pembelajaran pun disiapkan guru pendamping. Baik nantinya ketika akan belajar ilmu agama sesuai dengan kurikulum boarding, bahkan saat belajar ilmu umum untuk kurikulum pendidikan formalnya.
"Ketika akan belajar pun mereka akan ada sesi belajar kelompok sehingga bisa saling sharing dengan teman mereka. Kami juga siapkan pendamping untuk memantau mereka. Di sini mereka juga diajak untuk memanfaatkan waktu untuk beribadah. Seperti pembiasaan sholat 5 waktu, sholat sunnah, sholat malam, tadarus dan puasa senin kamis dan lainnya," imbuh Nurudin.
Pihaknya berharap dengan adanya jalur Muhammadiyah Boarding School ini dapat menambah kompetensi lulusannya. Sehingga tak hanya sekadar mengantongi ijazah, lulusan pun bisa memanfaatkan ilmu yang dipelajari untuk kemaslahatan masyarakat sekitarnya.
"Kami berharap dengan kompetensi dari ilmu umum dan agama ini, para lulusan kami bisa menjadi orang yang bermanfaat di masyarakat sekitar. Baik dalam bidang umum dan agama. Sebelum lulus pun, kami selalu adakan program terjun ke lapangan untuk berbagi dan mengamalkan ilmu yang telah didapat selama belajar di madrasah," pungkasnya. (nov)