*Sebagai Plt Ketua, Siapkan Kepemimpinan Definitif
BATANG - Bupati Batang, Wihaji, akhirnya bergerak cepat untuk mengisi kekosongan pimpinan di tubuh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang, menyusul mundurnya ketua dan sejumlah pengurus pasca kasus di internal lembaga pengelola dana umat itu. Untuk memastikan roga organisasi tetap berjalan, Bupati akhirnya menunjuk KH Zainul Iroqi yang notabene Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Batang untuk pimpinan sementara atau Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Baznas.
Seperti diketahui, kepengurusan Baznas Kabupaten Batang di bawah kepemimpinan Achfa Machfudz ramai-ramai mengundurkan diri belum lama ini. Sikap itu sebagai respon mereka atas mencuatnya kasus dugaan penyelewengan dana umat senilai ratusan juta rupiah oleh salah satu oknum pengurus Baznas, meski informasi terakhir masalah itu sudah diselesaikan.
"Sudah kami tindaklanjuti. Kami sudah menunjuk Ketua MUI Batang untuk menjabat sebagai Plt Ketua Baznas Batang. Tinggal kini masih menunggu SK nya keluar saja," ujar Wihaji, Minggu (19/9/2021).
Adapun, kata Bupati, sesuai rekomendasi dari Baznas pusat, Plt Ketua Baznas akan didampingi oleh dua orang pimpinan lain yang berstatus non Aparatur Sipil Negara (ASN). "Jadi pimpinan Baznas Batang untuk sementara tiga orang saja cukup, yang tugasnya nanti menyiapkan kepemimpinan berikutnya, atau pimpinan definitifnya," katanya.
Ia mengatakan, pemilihan Ketua Baznas definitif akan digelar secara transparan dengan membentuk Panitia Penyelenggara (Panpel). "Ya, nanti kami akan membentuk Panpel, yang akan memilih beberapa calon kandidat, dan nanti akan kami serahkan dan putuskan ke Baznas Pusat, karena SK nya dari pusat," jelasnya.
Dikatakan Bupati, Panpel pemilihan pimpinan Baznas Batang akan didatangkan dari berbagai unsur, yang tentunya profesional dan objektif. "Adapun pelaksanaan perekrutan lebih cepat lebih baik, di mana step awalnya kami membentuk Panpel terlebih dulu, kemudian merekrut calon calon pimpinan, setelah itu tahapan berikutnya kita laksanakan," terangnya.
Ditanya mengenai kelanjutan permasalahan yang terjadi di internal Baznas Batang, Bupati Wihaji mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkannya kepada yang berwenang. "Kami serahkan sepenuhnya pasa yang berwenang. Terlebih dari Baznas sendiri sudah turun, Inspektorat dan Kementerian Agama juga sudah turun, semoga ada jalan keluarnya lah," ujarnya.
Terakhir, Bupati berpesan agar gerbong kepemimpinan Baznas yang baru nanti dapat melaksanakan amanah dengan baik. "Karena ini amanah tidak main main, tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan. Tidak hanya di dunia, tetapi sampai akhirat," tandasnya. (fel)