BATANG - Bupati Wihaji beserta istri menjadi peserta pertama yang mendapat vaksinasi dosis 3 atau booster di gedung PSC 119 dinas kesehatan, Kamis (03/02/2022). Penyuntikan tersebut juga menandai dimulainya vaksinasi booster di Kabupaten Batang.
"Hari ini kegiatan vaksinasi tahap ketiga atau booster dimulai di Kabupaten Batang. Selain itu, untuk vaksinasi dosis 1 dan 2 serta untuk lansia juga tetap dilakukan oleh Dinas Kesehatan," ujar Bupati Wihaji, didampingi Kapolres Batang dan Dandim 0736/Batang.
Untuk sasaran utama vaksin booster ini sendiri adalah masyarakat rentan, serta lansia. Sedangkan untuk hari ini sendiri ditargetkan bisa mencapai 500 orang, dengan menggunakan vaksin Pfizer.
"Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang mulai meningkat lagi. Mengingat pada hari ini saja di Batang ada 10 pasien Covid-19. Mungkin salah satunya adalah Omicorn. Tapi tidak perlu takut," jelas Bupati Wihaji.
Lebih lanjut dijelaskan, Politisi Golkar itu mengatakan vaksinasi booster sendiri dilakukan untuk menuju Herd Immunity di tengah tren kenaikan Covid-19.
"Peningkatan kasus Covid-19 sendiri salah satu penyebabnya yaitu akibat masyarakat mulai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Karena itulah, saya minta seluruhnya masyarakat untuk kembali mengetatkan protokol kesehatan. Mengingat salah satu senjata paling ampuh untuk melawan Covid-19 adalah protokol kesehatan, contohnya memakai masker," beber politisi Partai Golkar ini.
Untuk syarat penerima vaksin booster yaitu usia 18 tahun ke atas. Lalu jarak pemberian minimal enam bulan dari dosis II. Prioritas pemberian untuk lansia dan kelompok rentan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Didiet Wisnuhardanto mengatakan pihaknya juga melayani vaksin dosis II dengan Sinovac, astrazeneca dan Pfizer. Lalu juga melayani vaksinasi dosis I dengan Pfizer dan Astrazeneca.
"Insyaallah tiap hari kami melayani vaksinasi di sini (gedung PSC 119)," tandasnya. (don)