Mushaf Alquran dari Bahan Marmer Dipajang di Masjid Al Muhtaram

Kamis 15-04-2021,13:20 WIB

*Baru Terbuat 12 Juz Sejak 2011

KAJEN - Sebuah mushaf Alquran terbuat dari bahan batu marmer terpajang di Masjid Al Muhtaram, Kompleks Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Mushaf Alquran tersebut berisikan 12 juz dan sudah dibuat sejak 2011 lalu oleh Nur Hidayat Siba, perajin di Kabupaten Pekalongan. Per lembar mushaf, memiliki ukuran 60 x 90 sentimeter dengan ketebalan rata-rata 2 sentimeter.

"Saya membuat lembaran Alquran dengan batu marmer alami ini seperti karya seni yang lainnya. Pembuatannya sejak tahun 2011 hingga 2021 masih 12 juz," kata pembuat karya, Nur Hidayat Siba.

Menurut alumnus fakultas syariah IAIN Sunan Kalijaga dan Alumnus pesantren Almuayyad Solo itu, dirinya memang memiliki obsesi untuk membuat alquran tersebut. "Jika Alquran itu jadi, maka akan ada 620 keping marmer dengan ukuran perlembarnya 60 x 90 sentimeter. Sehingga, berat total untuk 30 juz sebesar 14 ton. Alquran dari bahan marmer ini dipamerkan di Masjid Al Mutharam," jelasnya.

Siba mengungkapkan, pada awalnya pembuatan Alquran tersebut dilakukan secara manual. Sehingga membutuhkan waktu sembilan hari untuk menulis satu lembar Alquran di batu marmer tersebut. Namun, untuk sekarang dengan adanya bantuan cutting stiker untuk membuat satu halaman bisa selesai dalam satu hingga dua hari.

"Kesulitannya saat sudah jadi terkadang masih saja ada huruf atau tanda baca yang kurang, sehingga harus diperbaiki lagi. Kendala pembuatannya yaitu masalah dana dan kedua masalah mood saat mengerjakan. Ketika moodnya bagus jadi enak untuk mengerjakan," ungkapnya.

Di bulan suci Ramadan, Alquran berbahan marmer ini menjadi perhatian masyarakat yang berkunjung ke masjid tersebut.

Siba menuturkan, di dunia ini banyak Alquran besar yang sangat luar biasa. Ada yang berbahan kayu, tembaga, namun yang berbahan marmer tampaknya belum ada. "Alquran jenis kertas berisiko rusak. Terlebih saat ini makin banyak Alquran jenis digital. Bahkan, setelah Alquran marmer dipajang di Masjid Al Muhtarom sudah banyak manfaatnya, baik dibaca jemaah masjid maupun untuk belajar anak-anak TPQ," katanya.

Oleh karena itu, ia berkeinginan mewujudkan cita-citanya yakni Indonesia akan memiliki Alquran dari marmer dan menjadi satu-satunya di dunia.

Dia menambahkan, untuk membuat Alquran marmer tersebut perlembarnya membutuhkan biaya Rp 1,7 juta, jika bahan marmer berasal dari Tulungagung. sedangkan jika marmer impor dari Italia, maka biaya perlembarnya sekitar Rp 2,1 juta. Jadi total biaya untuk membuat 30 juz Alquran marmer ini menelan biaya Rp 1 miliar lebih.

"Awalnya saya swadaya membuat sendiri. Namun sekarang kita juga mencari donatur yang siap berpartisipasi untuk membuat Alquran marmer ini," tandasnya.(yon)

Tags :
Kategori :

Terkait